SRAGEN, GROBOGAN.NEWS – Pemkab Sragen memiliki rencana untuk membatalkan bantuan sosial (Bansos) bagi warga yang belum atau tidak mau disuntik vaksin Covid-19.

Namun akhirnya, rencana tersebut dibatalkan, karena alasan faktor kemanusiaan. Perasaan tidak tega menjadi alasan pemblokiran bantuan sosial tersebut dibatalkan.

Baca Juga :  Ini Penambahan Kasus Positif Covid-19 di Sukoharjo, Dua Orang Meninggal

Bahkan ada warga yang langsung nangis histeris ketika tahu bantuan mereka tidak akan dicairkan jika belum divaksin.

“Iya, kemarin yang terdata menerima bantuan BPNT, PKH dan lainnya, sempat saya sampaikan pokoknya yang belum vaksin tidak dikasih. Begitu dengar gitu saja langsung pada nangis gero-gero (histeris). Allah ya piye meneh. Wah ampun Bu (ditahan bantuannya),” papar Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati kepada JOGLOSEMARNEWS.COM , kemarin.

Baca Juga :  Digasak Truk di Jalan Solo-Sragen, 2 Pemotor Dikabarkan Tewas Mengenaskan

Bupati mengatakan sebenarnya wacana menunda pencairan bansos sebelum divaksin itu semata-mata untuk menyehatkan mereka juga.

Sebab realitanya dari beberapa desa, banyak lansia yang enggan dan belum mau divaksin.

Akan tetapi, masukan dinas sosial memang meminta tidak dilakukan penundaan pencairan karena bantuan itu sudah menjadi hak mereka.

Baca Juga :  Blaik! Ngakunya Begituan dengan Istri, Nyadar-nyadar Ternyata dengan Anak Kandung Sendiri!

Halaman:
‹‹   1   2   3   Baca Selanjutnya ›   ››   All