GROBOGAN.NEWS Solo

Geger ! Pasca Vaksinasi, Ada Oknum Mengaku Pegawai Puskesmas di Boyolali Minta Foto Tak Senonoh

BOYOLALI, GROBOGAN.NEWS-Vaksinasi Covid-19 yang digencarkan pemerintah justru dimanfaatkan oknum yang tidak bertanggungjawab.

Lho?? Oknum yang mengaku pegawai Puskesmas Teras meminta foto beberapa bagian tubuh kepada seorang wanita.

Kejadian itu  dialami salah satu warga Kecamatan Banyudono berinisial N. Semula, dia mengikuti vaksinasi pada 26 Juni lalu di Kecamatan Teras.

Lalu pada Jumat (2/7/2021) korban menanyakan ke Puskesmas, apakah ada pemeriksaan lanjutan secara daring.

Saat itulah, korban kemudian mengaku telah dimintai foto tidak etis. Pihak Puskesmas bergerak cepat dengan meminta kontak oknum untuk pengecekan.

Baca Juga :  Polres Sragen Tangkap 2 Provokator Demo, Kapolres Imbau Warga Tak Terprovokasi

Setelah dicek, oknum tersebut dipastikan bukan pegawai Puskesmas.

Korban dan pihak Puskesmas pun segera mengadukan hal ini ke Polsek Teras pada Minggu (4/7).

Menurut Kepala Puskesmas Teras Titik Fauziyati, persoalan tersebut sudah termasuk pencemaran nama baik instansi.

“Kami berharap polisi bisa segera mengungkap kasus ini,” katanya, Senin (5/7/2021).

Dijelaskan, korban memang mengikuti vaksinasi Covid-19 pada tanggal 26 Juni lalu. Kemudian pada Jumat (2/7/2021) korban menelepon pihak Puskesmas untuk menanyakan ada tidaknya pemantauan daring pasca vaksinasi.

Baca Juga :  Usung Misi Kemanusiaan, Polres Sukoharjo Pinjamkan  Tabung Oksigen untuk Warga yang Jalani Isoman

“Lalu perempuan tadi langsung bercerita tentang kejadian yang dialami.”

Titik menegaskan program vaksinasi dijalankan sesuai petunjuk teknis (Juknis) Kemenkes RI. Mulai dari proses screening, vaksin dan edukasi.

Pemeriksaan dilakukan ketika penerima vaksin ada keluhan dan menghubungi kontak yang dikartu vaksinasi.

“Jadi ada keluhan baru dilakukan pemeriksaan. Dan pemeriksaan vaksinasi tidak ada yang harus memfoto bagian tubuh seperti itu.”

Kapolsek Teras AKP Agus Marjoko membenarkan ada aduan mengenai kejadian yang menjurus tindak asusila.

Baca Juga :  Peserta Vaksinasi di Desa Kecik, Tanon Sragen Lebihi Kuota

Terduga pelaku yang mengaku sebagai pegawai puskesmas tersebut meminta foto tak senonoh pada perempuan muda yang telah mengikuti vaksinasi di Kecamatan Teras.

“Sudah ada dua orang yang mengadu dan melapor ke Polsek.”

Hanya saja, penanganan untuk kasus IT dan Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) masuk ranah Polres.

“Sudah kami antar untuk melapor ke sana. Kami hanya tingkat penyelidikan untuk pengumpulan bukti.” Waskita