GROBOGAN.NEWS Solo

Wah, Pria Asal Cirebon Ini Datang ke Sragen hanya Untuk Nyolong 240 Bungkus Rokok di Kios

SRAGEN, GROBOGAN.NEWS Ari Astari (50), warga Kampung Blok Kedokan Ori, RT 024/005, Kelurahan Jayalaksana, Kedokanbunder, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat jauh-jauh datang ke Sragen untuk mencuri. Wouw!

Tapi, rupanya aksinya itu langsung terhenti ketika petugas Polres Sragen berhasil mengungkap pelaku pembobolan kios di Pasar Bunder Sragen belum lama ini.

Pria yang diketahui berprofesi sebagai calo bus di Cirebon itu dihadirkan ke Mapolres Sragen dalam konferensi pers yang dipimpin Kapolres didampingi Wakapolres, Kamis (10/6/2021).

Wakapolres Sragen Kompol Kelik Budhi Antara mengungkapkan tersangka dibekuk usai beraksi membobol kios milik Sigit Warsito (44) warga Mojomulyo RT 2/9, Sragen Kulon, Sragen pada akhir Desember 2020 silam.

Baca Juga :  Klaster Kudus di Sragen Bertambah 11 Kasus Lagi

Saat itu, pria paruh baya itu beraksi sendirian membobol kios no 33 dan 34 milik korban. Pencurian dilakukan sekira pukul 03.00 WIB saat kios dalam kondisi kosong.

“Tersangka AA ini melakukan aksinya jam 03.00 WIB pagi. Modusnya dengan merusak kunci kios dengan obeng. Lalu tersangka mengambil uang dan rokok di dalam kios. Kerugiannya yang tunai Rp 2,8 juta dan rokok,” papar Wakapolres di hadapan awak media.

Dari aksinya di dua kios itu, tersangka menggondol uang Rp 2,8 juta kemudian 8 Slop Rokok Dunhill Mild 16, 8 Slop Rokok MLD Black 12, 8 slop Rokok Surya 12 atap total 240 bungkus. Akibat aksi tersangka, korban mengalami kerugian sekitar Rp 7 juta.

Baca Juga :  Bertambah 116 Warga Positif Covid-19 di Sragen,  Korban Meninggal 3 Orang Sehari

Aksi pencurian baru diketahui esok harinya dan korban langsung melapor ke Polres Sragen. Dari laporan itu, tim kemudian melakukan penyelidikan sebelum menangkap tersangka di wilayahnya.

Dari tangan tersangka, petugas menyita sejumlah barang bukti. Di antaranya sebuah tali dadung, sebuah obeng, senter, sarung yang digunakan mewadahi rokok, kemeja, dan celana yang dikenakan saat beraksi.

Akibat perbuatannya, tersangka bakal dijerat dengan pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 7 tahun penjara.

Sementara, dari mulut tersangka keluar pengakuan bahwa sengaja datang dari Cirebon ke Sragen untuk tujuan mencuri. Ia mengaku baru sekali mencuri dan memilih sasaran rokok karena gampang dijual dan sebagian untuk dirokok sendiri.

Baca Juga :  Klaster Kudus di Miri Sragen Berlanjut. Muncul 14 Kasus Baru Positif Covid-19 di Beberapa Desa

“Buat dirokok separuh dan separuhnya dijual Pak. Saya sehari-hari nyalo penumpang bus di Cirebon. Tujuan ke sini (Sragen) memang untuk nyuri,” ujar tersangka.

Ditanya sudah berapa kali mencuri di Sragen, tersangka mengaku baru sekali. Di daerah lain, ia pun mengaku belum pernah.

Saat ini tersangka sudah diamankan di Mapolres berikut barang buktinya untuk diproses lebih lanjut. Wardoyo

Berita ini sudah dimuat di  https://joglosemarnews.com/2021/06/jauh-jauh-dari-cirebon-calo-bus-tua-ini-ngaku-datang-ke-sragen-hanya-untuk-maling-dalam-semalam-bobol-2-kios-dan-angkut-240-bungkus-rokok-nih-tampangnya/