GROBOGAN.NEWS Umum Nasional

Pemerintah Atur Ulang Libur dan Cuti Bersama. Ridwan Kamil Usul Libur Idul Adha Ditiadakan

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Muhadjie Effendy. Foto: Instagram/muhadjir_effendy

BANDUNG, GROBOGAN.NEWS Lonjakan kasus positif Covid-19 yang terjadi usai libur lebaran, memaksa pemerintah berpikir ulang untuk mengatur kembali hari libur dan cuti bersama.

Pernyataan itu disampaikan oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy, di Bandung Rabu (16/6/2021).

“Sudah ada rapat kemarin dipimpin langsung oleh Bapak Presiden untuk membahas hari-hari libur, baik itu cuti bersama, maupun libur perorangan sampai bulan Desember,” ujar Muhadjir Effendy.

Hasil dari pengaturan ulang hari libur dan cuti bersama akan diumumkan pemerintah.

Baca Juga :  Ivermectin Jadi Buruan Masyarakat Tanpa Resep Dokter, PT Harsen Minta Maaf

“Hasilnya tunggu nanti akan diumumkan tersendiri. Tapi yang jelas sudah menjadi agenda dari pemerintah, sesuai dengan perintah dari Bapak Presiden,” kata dia.

Muhadjir berkunjung ke Bandung menyambangi Rumah Sakt Ibu dan Anak di Jalan Kopo Bandung, salah satu rumah sakit yang dijadikan rujukan untuk merawat pasien Covid-19. Kunjungannya tersebut ditemani oleh Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan, pemerintah Jawa Barat mengusulkan agar pemerintah meniadakan libur idul Adha.

Baca Juga :  Bersama Perpanjangan PPKM Level 4, Pemerintah Bakal Menambah Bantuan Sosial

“Kami dari Jawa Barat sudah resmi mengusulkan meniadakan libur Idul Adha. Mudah-mudahan aspirasi ini bisa dipahami pemerintah pusat dan Pak Menteri,” kata dia, Rabu (16/6/2021).

Ridwan Kamil mengatakan, lonjakan kasus yang terjadi saat ini akibat imbas libur Idul Fitri.

“Karena performa PPKM mikro, BOR (Bed Occupancy Ratio) rumah sakit itu terbaik saat salat Idul Fitri, di bawah 30 persen. Tiba-tiba semuanya Berantakan oleh libur yang tadi (larangan mudik) banyak yang tidak menaati. Ini sebagai hikmah, kalau kita taat, harusnya terkendali,” kata dia.

Baca Juga :  Pegawai KPK yang Masih Dapat Dibina, Ternyata Emoh Ikuti Diklat Bela Negara

Ridwan Kamil mengatakan, kuncinya ada pada disiplin.

“Jadi jangan menyalahkan yang lain-lain juga, karena sebelum libur, mudik, wisata juga buka tapi terkendali, kira-kira begitu. Jadi hanya disiplin kuncinya. Mau seganas apa tipe-tipenya, jawabannya sama, disiplin, lebih ketat, lebih kuat, dan kurangi pergerakan-pergerakan yang tidak perlu,” kata dia. #tempo