GROBOGAN.NEWS Solo

ABG Ditemukan Tewas Mengambang di Waduk Bade Boyolali Setelah Sehari Hilang

BOYOLALI, GROBOGAN.NEWS — Seorang anak baru gede (ABG) ditemukan meninggal di perairan waduk Bade Bode, Klego Boyolali, Kamis (3/6/2021), sekitar pukul 10.00 WIB.

Peristiwa tersebut membuat geger warga Desa Bade, Kecamatan Klego.

Kapolsek Klego, AKP Kasminto menuturkan, korban adalah diketahui bernama Andri Mustakkim (15), pelajar asal Dukuh Wates Barat, Rt 001 Rw 001, Desa Bade, Kecamatan Klego.

Baca Juga :  Klaster Kudus di Miri Sragen Berlanjut. Muncul 14 Kasus Baru Positif Covid-19 di Beberapa Desa

Korban diketahui tidak pulang ke rumah sejak sehari sebelumnya.

Dijelaskan, kejadian bermula ketika korban meminta uang kepada orang tuanya sebesar Rp 5.000 pada pukul 14.00 WIB. Alasannya untuk membeli jajanan. Setelah itu korban pergi jalan kaki dan tidak pulang ke rumah.

Sehari kemudian, atau Kamis (3/6/2021) pukul jam 09.00, Sumarli (45) ayah korban, melapor kepada Ketua Rt setempat bahwa korban  belum juga pulang. Dia juga mencoba mencari anaknya tersebut di seputaran Waduk Bade.

Baca Juga :  Heboh, Seorang Pria Berusia 58 Tahun Wafat Usai Larung Pusaka Miliknya di Sungai Bengawan Solo

Sang ayah kaget mendapati pakaian anaknya ada di bibir waduk. Setelah diperhatikan lebih lanjut, terlihat ada sesosok orang yang mengambang tidak bergerak dalam keadaan tengkurap sekitar 30 meter dari bibir atau pinggir waduk.

Seketika itu, Sumarli berteriak meminta bantuan orang-orang sekitar untuk mengecek sesosok tubuh yang mencurigakan  tersebut.

Baca Juga :  Kebut Program Vaksinasi, Polres Sragen Gelar Vaksinasi Massal di 20 Kecamatan

Setelah dicek dengan menggunakan getek atau rakit bambu, ternyata sesosok orang tersebut adalah Andri, yang tak lain anak Sumarli.

Hasil pemeriksaan petugas Puskesmas Klego, tidak ditemukan tanda- tanda adanya penganiayaan pada tubuh korban.

“Selanjutnya, jenazah korban diserahkan keluarga untuk dimakamkan,” kata Kapolsek. Waskita