GROBOGAN.NEWS Umum Magelang

Kasus Covid-19 di Kabupaten Magelang Bertambah 220  Pasien, Terbanyak Berasal dari Klaster Keluarga

Ilustrasi Covid-19 / pixabay

MAGELANG, GROBOGAN.NEWS-Kekhawatiran terjadinya lonjakan kasus penularan virus corona atau Covid-19 terbukti.

Jumlah pasien terkonfirmasi Covid-19 di Kabupaten Magelang, terus bertambah.

Bahkan, pada Kamis (17/6/2021) lalu, tercatat ada penambahan 220 orang. Mereka tersebar di 19 kecamatan. Mayoritas merupakan hasil tracing dari pasien terkonfirmasi sebelumnya.

Halitu disampaikan Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Magelang, Nanda Cahyadi Pribadi.

Ia menjelaskan, dari 19 kecamatan itu, ada 6 klaster. Meliputi klaster keluarga di Kecamatan Mungkid (31 orang), Salam (21), Kaliangkrik (8) dan Srumbung (25 orang).

Selanjutnya, di Secang (31), klaster keluarga dan mahasiswa Universitas Tidar Magelang serta klaster warga Desa Sidogede, Grabag (13 orang).

Selain dari 6 kecamatan itu, kata Nanda, penambahan hari ini berasal dari Kecamatan Muntilan 37 orang, Tempuran 10, Borobudur 9, Sawangan 8, Kajoran 5 dan 4 orang dari Salaman, Mertoyudan, Bandongan serta Ngablak.

Kemudian ada dua orang dari Windusari dan Candimulyo serta satu orang tersebar di Ngluwar dan Pakis,” katanya.

Meski demikian, hari ini ada juga penambahan 59 pasien sembuh. Mereka berasal dari Mungkid 18 orang, Tempuran 17, Srumbung 10, Borobudur 7, Muntilan 4, Sawangan 2 dan Candimulyo satu orang. Hari ini juga ada satu orang alih status meninggal terkonfirmasi, berasal dari Mungkid.

Dengan tambahan ini, jumlah kumulatifnya menjadi 11.303 orang. Rinciannya, 756 dalam penyembuhan. Meliputi 145 dirawat disejumlah rumah sakit dan 615 menjalani isolasi mandiri. Kemudian ada 10.209 pasien sembuh dan 338 meninggal,” jelasnya.

Sementara pasien suspek, lanjut Nanda, ada penambahan 18 orang. Namun ada tambahan 4 pasien sembuh, berasal dari Mertoyudan 2 dan satu dari Salaman serta Salam. Hari ini juga ada tambahan satu orang alih status terkonfirmasi dari Borobudur.

Dengan tambahan ini, jumlah kumulatifnya menjadi 2.132 orang. Terdiri dari 91 dirawat, 1.747 sembuh, 13 isolasi mandiri dan 281 selesai menjalani isolasi mandiri,” pungkasnya.LUS