GROBOGAN.NEWS Solo

Pengantin Ini Terpaksa Nikmati “Bulan Madu” di Rumah Kosong Selama 14 Hari, Alias Diisolasi Lantaran Terkofirmasi Covid-19

Ilustrasi penyebaran covid-19.pixabay

SRAGEN, GROBOGAN.NEWS Pengantin baru mestinya menikmati malam pertama di kamar pengantin yang harum dalam suasana bahagia.

Namun tidak bagi pasangan pengantin AY (21) dan suaminya di Dukuh Jatirejo, Desa Blimbing, Kecamatan Sambirejo, Sragen ini.

Mereka justru diisolasi mandiri di rumah kosong  milik nenek mereka selama 14 hari lantaran terkonfirmasi positif Covid-19.

Mereka diisolasi bersama kedua orangtua AY, yakni Pak SUW (50) dan istrinya serta adik AY. Hal itu menyusul hasil swab mereka yang dinyatakan positif terpapar covid-19.

Baca Juga :  Lonjakan Tertinggi! Sehari di Sragen Ada Tambahan 150 Kasus Baru Covid-19

Pengantin dan keluarganya itu menjalani isolasi mandiri di rumah kosong tersebut sejak Sabtu (30/5/2021) siang. Selain diisolasi, pesta pernikahan yang baru akan dimulai hari itu, juga terpaksa dibatalkan dan dibubarkan.

“Mereka diisolasi normatif selama 14 hari. Sepuluh hari akan dipantau, kalau masih dibutuhkan minimal 5 hari lagi seperti prosedur di Technopark,” papar Camat Sambirejo, Didik Purwanto kepada JOGLOSEMARNEWS.COM , Senin (31/5/2021).

Baca Juga :  42 Jukir Liar yang Gentayangan di Sragen Kota Dikukut Polisi

Didik menguraikan situasi di Dukuh Jatirejo pasca insiden itu, kini sudah kondusif. Semua perangkat dan peralatan yang sedianya untuk hajatan di rumah SUT (50), sudah dikukuti semua.

“Sudah rampung semua, lokasi sudah kondusif,” terangnya.

Kades Blimbing, Margono menyampaikan kondisi kedua pengantin, orangtua dan satu anaknya yang positif, dilaporkan dalam kondisi sehat.

Mereka masih diisolasi di rumah kosong milik simbahnya juga di desa setempat. Mereka akan diisolasi selaka 14 hari sesuai SOP yang ditentukan.

Baca Juga :  Lahan Terdampak Pembangunan Jalan Tol Solo-Yoga Baru Sebagian yang Peroleh Ganti Rugi

“Tetap diisolasi di rumah simbahnya. Kalau cerita simbahnya, kondisi mereka sehat, makannya juga banyak,” terangnya.

Pun situasi di rumah SUT yang sempat dibatalkan hajatannya, juga sudah kondusif. Semua peralatan sudah dilepas dan sudah bersih semua.

“Hari ini tadi dilakukan tracking dan swab lanjutan. Ada 22 warga dan Satgas yang diswab di lokasi hajatan,” ujarnya. Wardoyo

Berita ini sudah dimuat di https://joglosemarnews.com/2021/05/harusnya-bulan-madu-pasangan-pengantin-baru-yang-positif-covid-19-di-sambirejo-sragen-bakal-diisolasi-di-rumah-kosong-selama-14-hari-simbahnya-ungkap-kondisi-selama-diisolasi/