Mengejutkan! Selama Pandemi Covid-19, Angka Pernikahan Dini di Sukoharjo Naik Drastis

ilustrasi pernikahan / tribunnews
  • Bagikan

SUKOHARJO, GROBOGAN.NEWS – Masa pandemi Covid-19 di Kabupaten Sukoharjo, ternyata diwarnai dengan fakta yang cukup mengejutkan. Yakni, melonjaknya angka pernikahan dini!

Bahkan, kenaikan itu tidak tanggung tanggung. Bukan hanya 10 atau 20 persen, melainkan hampir tiga kali lipat sekaligus.

Baca Juga :  Membaik, Sragen Hanya Tambah Satu Kasus Covid-19 dalam Sehari

Sebenarnya, kenaikan berlangsung sejak beberapa tahun belakangan. Hanya saja lonjakan drastis terjadi ketika pageblug alias pandemi Covid-19 mulai melanda pada 2020 lalu.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Bencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPKBP3A) Sukoharjo, pada 2019 ada 77 kasus pernikahan dini. Angka meningkat tajam menjadi 203 kasus pada 2020.

Baca Juga :  Sempat Dikutip Hingga Rp 3 Juta di Program PTSL, 68 Warga Desa Kecik, Sragen Diperiksa Inspektorat

Sedangkan kasus pada 2017 tercatat ada 43 buah. Angka pernikahan dini di 2018 sebanyak 67 kasus

Kepala DPPKBP3A Sukoharjo, Proboningsih Dwi Danarti mengatakan, selama pandemi COVID-19 berlangsung, jumlah kasus perkawinan usia dini meningkat drastis.

Baca Juga :  Mendadak Warga Tanon Sragen yang Miliki Istri Cantik Mengaku Was-Was dan Resah. Apakah yang Terjadi?

Ada sejumlah faktor yang melatarbelakangi orangtua menikahkan anaknya di usia dini.

  • Bagikan