Fenomena Oknum Pelatih Silat Terlibat Kasus Pencabulan, Ketua FKPSS Sragen: Itu Risiko Pribasi di Luar Perguruan!

Ketua FKPSS Sragen, Heru Agus Santoso. Foto/Wardoyo
  • Bagikan
Ketua FKPSS Sragen, Heru Agus Santoso. Foto/Wardoyo

SRAGEN, GROBOGAN.NEWS – Belakangan ada fenomena  guru atau pelatih pencak silat di Kabupaten  Sragen yang terlibat dalam kasus asusila atau pencabulan.

Mengenainhal itu,  Ketua Forum Komunikasi Pencak Silat Sragen (FKPSS) Kabupaten Sragen, Heru Agus Santoso menegaskan,  apabila ada oknum pelatih perguruan silat yang tersandung masalah hukum atau pencabulan, maka hal itu dipastikan tindakan secara pribadi.

Baca Juga :  Pohon Kersen Ini Tumbang dan Renggut Nyawa  Siwa SMP di Ngrampal Sragen

Sehingga ketika ada oknum berbuat asusila dan diproses oleh aparat hukum, maka hal itu dinilai sebagai risiko pribadi oknum itu sendiri.

Penegasan itu disampaikan Heru saat ditanya perihal sejumlah kasus dugaan pencabulan oleh oknum pelatih terhadap siswi yang sempat mencuat di media belum lama ini.

Baca Juga :  Sebanyak 45 Prajurit TNI AD Jalani Tes Urine Secara Acak untuk Ketahui Pakai Narkoba atau Tidak, Seperti ini Hasilnya

“Sikap FKPSS kalau ada oknum pelatih yang diduga melakukan tindakan itu (pencabulan), maka kami pastikan dia bertindak secara pribadi. Karena dia tudak menyebutkan perguruan ya maka saat ditindak hukum oleh aparat, itu risiko dia sebagai pribadi,” paparnya kepada wartawan ditemui usai pelantikan pengurus FKPSS tingkat kecamatan di Gedung Kartini, Kamis (8/4/2021).

Baca Juga :  Membaik, Sragen Hanya Tambah Satu Kasus Covid-19 dalam Sehari

Heru menuturkan di FKPSS memang belum spesifik ada aturan perihal pelanggaran moral atau kasus seperti itu. Namun di perguruan masing-masing diyakini justru ada aturannya.

Soal sanksi, ia juga menyebut FKPSS sejauh ini belum menyentuh ranah itu. Biasanya sanksinya lebih ke internal masing-masing perguruan.

  • Bagikan