KPK di Bawah Kepemimpinan Firli Bahuri,  Jumat Keramat Sudah Tamat

Firli Bahuri / tempo.co
  • Bagikan

JAKARTA, GROBOGAN.NEWS – Untuk masa sekarang dan selanjutnya,  dipastikan tidak ada lagi istilah Jumat keramat di lingkungan Komisi Pemberantasn Korupsi (KPK).

Hal itu ditegaskan secara langsung oleh  Ketua KPK,  Firli Bahuri. Dia  mengatakan tidak akan ada lagi istilah Jumat keramat di masa kepemimpinannya.

Baca Juga :  Satu dari 7 Saksi Kasus Korupsi Perum Perindo Tewas di Ruang Sidang Kejagung

Sebaliknya, ia menegaskan jika semua hari adalah keramat. Penegasan itu disampaikan terkait istilah Jumat Keramat yang sebelumnya identik dengan tradisi penetapan tersangka di lembaga anti raswah itu.

Jumat keramat merujuk pada kebiasaan KPK mengumumkan penetapan tersangka atau melakukan operasi tangkap tangan pada hari Jumat.

Baca Juga :  Warga yang Terjerat Pinjol Ilegal Diimbau tak Bayar Cicilan Meski Ditagih

“Mohon maaf Bapak dan Ibu mungkin sekarang tidak ada lagi yang mendengar pengumuman tersangka hari Jumat, enggak ada lagi. Kenapa? Karena kami membangun bahwa Jumat keramat tidak ada,” kata Firli saat mengunjungi Lembaga Pemasyarakat Sukamiskin, Bandung, Rabu (31/3/2021).

Baca Juga :  5 Tradisi Unik di Nusantara yang Kental dengan Maulid Nabi

Firli mengunjungi penjara khusus koruptor ini untuk melakukan program penyuluhan antikorupsi kepada para narapidana.

Firli mengatakan di masa kepemimpinannya semua hari adalah keramat. Dia mengatakan tak ingin ada kesan bahwa KPK menargetkan seseorang menjadi tersangka.

  • Bagikan