GROBOGAN.NEWS Umum Nasional

Wacana Penambahan Masa Jabatan Presiden Ramai Bergulir, Jokowi Mengaku Tak Berniat dan Berminat

Presiden Joko Widodo umumkan enam menteri baru di Istana Negara, Selasa (22/12/2020). Foto: YouTube/Sekretariat Presiden

JAKARTA, GROBOGAN.NEWS – Belakangan ramai diperbincangkan mengenai wacana penambahan masa jabatan presiden menjadi tida periode.

Terkait hal itu, Presiden Joko Widodo (Jokowi) pun akhirnya ikut buka suara.

Melalui video yang diunggah di akun YouTube Sekretariat Presiden, pada Senin (15/3/2021), Jokowi menegaskan kembali sikapnya terhadap penambahan masa jabatan presiden.

Ia pun meminta semua pihak untuk tidak membuat kegaduhan baru di tengah upaya pemerintah mengatasi pandemi Covid-19.

Baca Juga :  Patuhi PPKM Mikro, Masjid Istiqlal Tak Gelar Buka Puasa Bersama

“Apalagi yang harus saya sampaikan. Sikap saya tidak berubah. Janganlah membuat kegaduhan baru. Saat ini kita tengah fokus pada penanganan pandemi dan saya tegaskan saya tidak ada niat, tidak juga berminat menjadi presiden tiga periode,” ujar Jokowi yang mengenakan kemeja putih.

Jokowi pun menekankan agar mematuhi Undang-Undang Dasar 1945 sebagai landasan konstitusi Republik Indonesia yang mengamanatkan jabatan presiden maksimal hanya dua periode.

Baca Juga :  Larangan Mudik Tetap Jadi Pukulan Bagi Pelaku Usaha  Wisata, Kebijakan Membolehkan Wisata Lebaran Tak Banyak Berpengaruh

“Konstitusi mengamanatkan dua periode. itu yang harus kita jaga bersama-sama,” tukas Jokowi dalam pernyataannya.

Sebelumnya, isu amandemen UUD 1945 terkait masa jabatan presiden itu kembali mencuat usai disinggung oleh politikus Amien Rais. Mantan ketua MPR RI itu menyebut ada skenario yang ingin menambah masa jabatan presiden dari maksimal dua periode menjadi tiga periode.

Amien Rais bahkan menyebut telah ada langkah-langkah untuk menjalankan skenario tersebut, yang akan diawali dengan menggelar sidang istimewa MPR untuk mengubah sejumlah pasal dalam UUD 1945.

Baca Juga :  Kabar Gembira, Biaya Tes Rapid Antigen Covid-19 di Stasiun Turun, Dari Rp 105.000 Menjadi Rp 85.000

Setelah itu, akan ditawarkan pasal baru soal seseorang bisa dipilih menjadi presiden untuk periode ketiga.

“Kalau ini betul-betul keinginan mereka, maka saya kira kita sudah segera bisa mengatakan innalillahi wa innailailhi rajiun,” kata Amien dalam video di kanal YouTube miliknya, Minggu (14/3/2021). Agni

Berita ini sudah dimuat di https://joglosemarnews.com/2021/03/ramai-isu-menambah-jabatan-presiden-jadi-3-periode-jokowi-saya-tidak-berniat-dan-tidak-berminat/