GROBOGAN.NEWS Semarang

Wagub Taj Yasin Minta Para Mahasiswa Jadi Agen Penegakan Disiplin Protokol Kesehatan

Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen saat menjadi narasumber diskusi online " The Spirit of Victory In The Challenge ", Jumat (05/02) kemarin. Ist

SEMARANG, GROBOGAN.NEWS-Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen berpesan kepada mahasiswa Universitas Sultan Agung (Unissula) Semarang, untuk turut berkontribusi menyosialisasikan dan penegakan protokol kesehatan kepada masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Taj Yasin Maimoen saat menjadi narasumber diskusi online ” The Spirit of Victory In The Challenge “, Jumat (05/02) kemarin.

“Kita (mahasiswa) sebagai insan intelektual yang ditinggikan masyarakat, karena memiliki keilmuan yang luas, apalagi di universitas Islam, mengajarkan bagaimana menyikapi masalah tersebut. Seperti An-Nadhafatu Minal Iman (Kebersihan itu sebagian dari iman) dan La Dharara Wala Dhirara (Jangan membahayakan diri sendiri maupun orang lain),” ungkap Taj Yasin.

Baca Juga :  Temui Gubernur Ganjar, Dubes Austria Lakukan Pembahasan Khusus Sektor UMKM dan Sekolah Vokasi

Taj Yasin mengajak mahasiswa untuk mengamalkan prinsip tersebut, sebab virus COVID-19 yang mudah menular kepada orang lain akan membawa musibah bagi orang yang tertular.

“Bahwa menyakiti diri sendiri tidak boleh, apalagi menyakiti orang lain. Kalau kita punya prinsip ini, ketika kita berkerumun dengan banyak orang, maka menggunakan masker, menjaga jarak adalah bagian dari tidak menyakiti orang lain,” ujar Taj Yasin.

Baca Juga :  Gelombang Covid-19 Semakin Menggema, Sebanyak 8.471 Perusahaan di Jateng Diimbau Maksimalkan WFH, Pengawasan Disiplin Protokol Kesehatan Terus Diperluas

Dalam penanganan COVID-19, mahasiswa harus berperan dalam menegakkan protokol kesehatan. Sebagai contoh berani mengingatkan teman yang tidak taat dan sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat pentingnya protokol kesehatan.

Menurutnya, saat ini masyarakat banyak yang lupa tentang pentingnya berdisiplin protokol kesehatan. Walau demikian, pihaknya tetap terus menyosialisasikan pentingnya protokol kesehatan.

Baca Juga :  Wali Kota Salatiga Terpapar Covid-19, Sekda Tegaskan Tidak Terima Tamu Dinas dari Luar Kota Maupun Studi Banding ke Luar Kota, Roda Pemerintahan Dipastikan Berjalan Normal

“Mulai 10 bulan lalu, kita sering mendengar sosialisasi 3 M. Mencuci tangan, memakai masker dan menjaga jarak. Tetapi sampai saat ini kita belum selesai dengan kampanye ini karena di sekitar kita banyak yang belum tertib melaksanakan 3 M,” pungkas Taj Yasin. Satria