GROBOGAN.NEWS Grobogan

Nenek Berusia 70 Tahun Ditemukan Tewas Gantung Diri di Teras Rumah

Seorang Nenek Berusia 70 Tahun Ditemukan Tewas Gantung Diri di Teras Rumah. Istimewa

PURWODADI, GROBOGAN.NEWS-Fenomena peristiwa gantung diri terjadi di Kabupaten Grobogan. Pada Jumat (5/2), seorang nenek yang telah berusia 70 tahun di Desa Lebak,  Kecamatan Grobogan.

Nenek yang berinisial P ini melakukan aksi mengakhiri kisah hidup dengan cara gantung diri di teras rumahnya.

Kepala Polsek Grobogan, Iptu Parjin saat dikonfirmasi wartawan membenarkan adanya peristiwa gantung diri tersebut. Kepada awak media, Iptu Parjin, mengungkapkan, peristiwa ini pertama kali diketahui oleh Muntafiah yang merupakan salah satu anak Nenek P.

Baca Juga :  Lonjakan Covid-19 di Grobogan, Kena Virus Corona 15 Warga Wirosari Jalani Isolasi, 13 Orang Jalani Isolasi di Tempat Khusus

Setelah selesai memasak, Muntafiah hendak menutup pintu yang terbuka.  Namun, justru melihat ada sesuatu yang janggal dan didekati untuk memastikan hal aneh tersebut.  Ternyata, melihat kondisi tubuh ibunya sudah tergantung di teras rumah.

“Pada Jumat pagi sekira pukul 05.00 WIB Muntafiah melihat kondisi ibunya yang sudah tergantung di teras rumah,” terang dia.

Baca Juga :  Ngeri ! Lakukan Dua Tindak Kejahatan di Wilayah Godong, Dua Begal Diringkus, Satu Pelaku Dibekuk saat Berada di Tempat Karaoke di Gubug

“Saksi langsung menjerit histeris dan menarik perhatian anggota keluarga lainnya serta para tetangga lainnya,” imbuh Kapolsek.

Kondisi nenek P, lanjut Iptu Parjin, sudah dalam keadaan meninggal dunia pada saat dilakukan pemeriksaan.

Oleh warga peristiwa gantung diri ini langsung dilaporkan ke aparat pemerintah desa dan Polsek Grobogan.

Baca Juga :  Kasus Covid-19 Melonjak, Sekda Grobogan Minta Seluruh Elemen Masyarakat Dukung Gerakan “Grobogan di Rumah Saja”

“Setelah menerima laporan, Petugas kami langsung menuju lokasi,” imbuh dia.

Dari hasil olah TKP dan pemeriksaan medis, penyebab Nenek P meninggal dunia murni akibat aksi gantung diri.

“Hasil pemeriksaan medis tidak ditemukan tanda-tanda bekas penganiayaan pada tubuh korban. Pihak keluarga menerima peristiwa ini dan tidak berkenan untuk dilakukan proses autopsi. Dari pihak keluarga, jenazah langsung dimakamkan,” imbuh dia. Arya