GROBOGAN.NEWS Umum Pantura

Pria Usia 62 Tahun di Pemalang Jadi Korban Keganasan Tawon Vespa, Diserang saat Mencari Rumput. Sempat Berteriak ‘Ya Allah Ya Allah’

Ilustrasi tawon vespa. Foto: pexels.com

PEMALANG, GROBOGAN.NEWS Keganasan tawon Vespa atau Vespa Affinis kembali memakan korban. Kali ini, seorang pria di Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, meninggal dunia usai diserang kawanan tawon vespa saat sedang mencari rumput.

Korban diketahui bernama Tarmin (62). Menurut keterangan sejumlah saksi, korban diserang kawanan tawon vespa saat sedang mencari rumput di Dusun Krasak, Kelurahan Sugihwaras, Pemalang.

Meski sempat mencari pertolongan warga, namun nyawa pria itu tak terselamatkan dan meninggal di lokasi kejadian.

Baca Juga :  Para Perangkat Desa di Batang Ikuti Vaksinasi Covid-19

Dipaparkan Bhabinkantibmas Sugihwaras, Polsek Pemalang, Aiptu Fahrudin Ali Ahmad, insiden yang memakan korban jiwa itu terjadi pada Sabtu (23/1/2021) siang.

“Kejadian itu siang tadi, korban merupakan warga Kecamatan Warureja, Tegal yang mencari rumput di wilayah Dusun Krasak,” jelasnya, seperti dikutip Tribunnews.

Ditambahkan Aiptu Fahrudin, korban diduga tidak mengetahui bila ada sarang tawon vespa di antara semak-semak saat mencari rumput.

Baca Juga :  Status Tanggab Darurat Banjir di Kota Pekalongan Diperpanjang

“Karena hal itu korban diserbu kawanan lebah hingga meninggal dunia. Setelah dilakukan pemeriksaan, ada bekas puluhan sengatan lebah di tubuh korban,” ucapnya.

Aiptu Fahrudin menerangkan, jenazah korban sudah dibawa ke rumah duka dan telah diurus oleh pihak keluarga.

“Sebagai antisipasi, Polres Pemalang mengimbau kepada warga agar segera melapor jika mendapati adanya sarang tawon. Supaya segera ditangani,” jelasnya.

Salah seorang saksi, Bahrudiin, warga Dusun Krasak yang sempat mencoba menolong korban menuturkan, dia mendengar korban berteriak.

Baca Juga :  Status Tanggab Darurat Banjir di Kota Pekalongan Diperpanjang

“Korban berteriak ‘ya Allah ya Allah’. Saya yang mendengar langsung berlari ke lokasi, mengetahui banyak tawon saya pakai jas hujan untuk melindungi diri,” katanya.

Saksi menerangkan, karena banyak tawon, dirinya meminta tolong ke warga lainnya yang tak jauh dari lokasi kejadian.

“Namun saat warga datang, Tarmin sudah meninggal dunia, dan kami menghubungi pihak kepolisian,” tambahnya.

www.tribunnews.com