GROBOGAN.NEWS Grobogan

Perempuan Lanjut Usia Tewas Terpanggang di Dalam Rumahnya

Ilustrasi kebakaran. Republika.co.id

TOROH, GROBOGAN.NEWS-Rawi langsung tewas di tempat saat kebakaran melanda rumah yang ditinggalinya di Dusun Tungga I, RT 05 RW 02, Desa Tunggak, Toroh, Grobogan pada Kamis malam.

Saat kejadian, korban yang sudah berusia kurang lebih 83 tahun ini seorang diri di rumahnya. Anak korban dan menantunya sedang mengaji di rumah tetangganya pada Kamis malam sekira pukul 19.30 WIB berangkat dari rumah.

Saat ditinggal mengaji, korban tidur sendirian di dalam rumah korban.

Data yang dihimpun GROBOGAN.NEWS, peristiwa kebakaran ini pertama kali diketahui oleh tetangga korban sekira pukul 20.30 WIB.

Saat itu, sejumlah tetangga korban berteriak-teriak mengetahui adanya kebakaran di salah satu rumah di Dusun Tunggak I,wilayah RT 5.

Sejumlah warga bersama-sama berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya. Peristiwa inipun langsung dilaporkan kepada aparat pemerintah desa setempat dan jajaran Polsek Toroh.

Baca Juga :  Curi Sepeda Motor Di Purwodadi, Penyandang Tunawicara Diringkus Di Penggaron Saat Bersantai Di Tempat Kos   

Akibat, material rumah yang terbuat dari bahan yang mudah terbakar, amukan si jago merah menghanguskan rumah milik korban.

Pada mulanya, warga menduga musibah itu tidak ada korban. Baru setelah api berhasil dipadamkan, warga mengetahui ternyata korban ada di dalam rumah. Saat ditemukan, Rawi sudah dalam keadaan meninggal dunia dengan luka bakar di sekujur tubuhnya.

Api berhasil dapat dipadamkan setelah petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi tidak lama setelah menerima laporan terjadinya kebakaran.

Kapolsek Toroh, AKP Darmono, saat dikonfirmasi wartawan, memperkirakan, kebakaran berasal dari obat nyamuk yang berada di dalam kamar korban. Pada saat kejadian, korban berada di dalam rumah sendirian.

Baca Juga :  Sejumlah Titik Rel Kereta di Grobogan Terendam Banjir, Perjalanan Kereta Api Solo-Semarang Dialihkan

“Informasi yang kami dapat, kejadiannaya sekitar pukul 20.30 WIB. Saat kejadian, korban berada di dalam rumah sendirian. Anak dan menantu korban sedang mengaji pada saat kejadian,” terang AKP Darmono.

“Ibu Rawi (Korban) yang telah berusia lanjut tidak bisa menyelamatkan diri, akhirnya terbakar dan meninggal dunia di rumahnya,” terang Kapolsek.

Lebih detail, Kapolsek menjelaskan, peristiwa kebakaran ini pertama kali diketahui oleh tetangga korban yang melihat adanya kobaran api di dalam rumah korban.

Melihat kondisi tersebut, para tetangga korban langsung berteriak dan menarik perhatian tetangga lainnya. Sejumlah warga langsung melaporkan kejadian ini kepada pihak pemerintah desa dan petugas Polsek Toroh.

Awalnya, para tetangga berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya. Namun, karena material rumah terbuat dari kayu dan mudah terbakar.

Baca Juga :  Banjir Di Kuwaron Gubug Disebabkan Penyumbatan Sampah dan Pendangkalan Saluran Air

“Setelah mendapat laporan, petugas kami bersama petugas pemadam kebakaran langsung menuju di lokasi kejadian. Api berhasil dipadamkan sekira pukul 21.00 WIB,” imbuh Kapolsek.

“Berdasarkan hasil olah TKP di lokasi kejadian, diduga penyebab kebakaran akibat obat nyamuk yang dinyalakan oleh korban di dalam kamarnya sebelum korban tidur. Jenazah korban telah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan,” pungkas dia. Arya