GROBOGAN.NEWS Kudus

Gerakan Vaksinasi Covid-19 di Jepara Telah Dimulai

JEPARA, GROBOGAN.NEWS-Pemerintah Kabupaten Jepara resmi meluncurkan gerakan vaksinasi Covid-19. Peluncuran perdana digelar di RSUD R.A. Kartini, Senin (25/1/2021). Bupati Jepara, Dian Kristiandi, bersedia menjadi orang pertama yang divaksinasi virus korona.

Pencanangan program vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Jepara dimulai sekitar pukul 09.00 Wib.

Selain bupati, beberapa pejabat serta perwakilan tokoh agama juga turut divaksinasi pada hari itu. Yakni, Ketua DPRD Jepara Haizul Maarif, Ketua Pengadilan Negeri Jepara Danar Dono, Sekda Jepara Edy Sujatmiko.

Baca Juga :  Program Pemantapan Pemulihan Ekonomi Jadi Prioritas Pemkab Kudus

Kemudian Waka Polres Jepara I Putu Bagus Krisna Purnama, Pasi Intel Kodim 0719/Jepara Dedi Suhendi, Kasi Datun Kejari Jepara Yan Subiyanto, Asisten I Sekda Jepara Dwi Riyanto, Ketua MUI Jepara Mashudi, serta perwakilan tokoh lintas agama, Stefani Gita Cakti.

Selang beberapa waktu setelah divaksinasi, kondisi mereka secara umum diketahui baik dan normal. Bupati juga mengatakan bahwa vaksin itu aman, dan telah mengantongi sertifikasi halal. “Alhamdulillah, setelah divaksinasi biasa saja, tidak ada efek apa-apa,” kata Andi, sapaan Dian Kristiandi.

Baca Juga :  Tunggak Pajak, 19 Rekening Tabungan Wajib Pajak Diblokir

Vaksinasi diberikan melalui beberapa tahapan, mulai dari pengecekan tekanan darah, menjawab pertanyaan, hingga pemeriksaan kesehatan. Setelah melalui proses tersebut, dokter menyingkap lengan baju kiri bupati.

Andi mengatakan, dengan vaksinasi ini, dirinya telah memulai ikhtiar besar sebagai warga Jepara untuk terbebas dari pandemi Covid-19.

Baca Juga :  Penemuan Jenglot di Makam Keramat di Kudus Gemparkan Warga dan Netizen

Meski demikian, ia mengingatkan agar siapa saja yang sudah divaksin tetap menerapkan dan patuh protokol kesehatan. “Jadi protokol kesehatan itu tetap wajib,” ujar dia.

Dalam program vaksinasi Covid-19 ada 16 syarat bagi penerima vaksin. Mulai dari tidak memiliki riwayat penyakit, hingga memiliki kontak erat dengan penyitas. Ris I Nor Ahmad