GROBOGAN.NEWS Umum Magelang

Terpapar Covid-19  1.048 Warga Kabupaten Magelang Jalani Isolasi Mandiri

Ilustrasi Covid-19. Foto : Istimewa

MAGELANG, GROBOGAN.NEWS-Pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Magelang yang meninggal hingga penghujung tahun 2020, mencapai 144 orang. Dari 21 kecamatan di wilayah ini, semua terdapat pasien meninggal.

Tertinggi berasal dari Kecamatan Mertoyudan yang mencapai 25 orang dan Mungkid 15 orang serta Kecamatan Secang ada 13 orang.

Untuk yang suspek, ada 114 orang, juga merata di semua kecamatan.

Untuk pasien terkonfirmasi yang saat ini masih dalam penyembuhan, mencapai 1.222 orang. Sebanyak 174 diantaranya, dirawat di sejumlah rumah sakit.

Baca Juga :  Tindakan Penyelamatan Aset Plaza Muntilan Telah Diwujudkan

Sedang sisanya sebanyak 1.048 orang, menjalani isolasi mandiri.

“Pasien terkonfirmasi yang sembuh, mencapai 4.332 orang. Jumlah kumulatifnya mencapai 5.698 orang,” kata Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Magelang, Nanda Cahyadi Pribadi, Rabu (30/12/2020).

Khusus pada hari ini, kata Nanda, ada tambahan 24 pasien baru. Mereka tersebar di Kecamatan Mertoyudan 7, Secang 5, Borobudur 4 dan Mungkid 3 orang.

Baca Juga :  Bupati Magelang Minta Ketersediaan Penambahan Tempat Tidur Pasien Covid-19 dan Kapasitas Tempat Isolasi

Selain itu juga ada satu orang, tersebar di Windusari, Muntilan, Sawangan, Tegalrejo dan Bandongan.

“Hari ini juga ada 55 pasien terkonfirmasi yang dinyatakan sembuh. Terbanyak dari Kecamatan Mertoyudan 29, Salaman 12, Muntilan 11 dan satu orang di Windusari, Ngluwar dan Kaliangkrik. Hari ini juga ada dua yang meninggal, dari Windusari dan Mungkid,” lanjutnya.

Sementara untuk pasien suspek, saat ini ada tambahan 12 orang. Meski demikian, ada 3 yang sembuh berasal dari Kajoran, Ngluwar dan Srumbung.

Baca Juga :  Lonjakan Kasus Covid-19 di Kabupaten Magelang Masih Terjadi, Kecamatan Mungkid dan Mertoyudan Terbanyak

“Hari ini (kemarin) juga satu yang meninggal dari Kecamatan Dukun dan 8 yang alih status menjadi terkonfirmasi. Mereka tersebar di Borobudur 4 orang dan satu orang di Mungkid, Windusari, Bandongan dan Secang,” terang dia.

“Untuk jumlah kumulatifnya, mencapai 1040 orang. Rinciannya, 71 dirawat, 895 sembuh, 31 menjalani isolasi mandiri dan 43 dinyatakan selesai menjalani isolasi mandiri,” pungkasnya. F Lusi