0505 teroris1
Ilustrasi rumah teroris / tempo.co

SRAGEN, GROBOGAN.NEWS – Teroris asal Gebang, Masaran, Sragen bernama Zulkarnaen alias Aris Sumarsono alias Daud dan yang ditangkap oleh tim Densus 88 di Lampung, Sabtu (12/12/2020) kemarin, memiliki pribadi yang sangat tertutup. Demikian pula dengan keluarganya.

Di mata warga, keluarga panglima Jamaah Islamiyah (JI) yang dikenal mendalangi pemboman JW Marriot dan Bom Bali I itu dikenal sangat tertutup.

Baca Juga :  Digasak Truk di Jalan Solo-Sragen, 2 Pemotor Dikabarkan Tewas Mengenaskan

Bahkan, sejak kepergian Zulkarnaen dan kemudian dikaitkan dengan jaringan teroris, keluarganya yang tinggal di Dukuh Gebang Dukuh Gebang Kidul RT 2/RW VI, Desa Gebang, Kecamatan Masaran, Sragen itu berubah menutup diri.

Baca Juga :  TKI  Korea  Asal Kalijambe Sragen Ini Meninggal, Jenazah Diterbangkan ke Kampung Halaman

“Semua warga sudah sami pirsa (tahu). Dari dulu keluarganya (Zulkarnaen) itu sangat-sangat tertutup. Siapapun nggak bisa masuk rumahnya. Pintunya juga selalu tertutup,” papar Kades Gebang, Jumanto, kepada JOGLOSEMARNEWS.COM , Minggu (13/12/2020).

Jumanto menguraikan saat ini, rumah itu hanya dihuni oleh ibu Zulkarnaen, yang bernama Mbah Minah (75). Sedang bapaknya sudah meninggal serta saudaranya semuanya sudah hijrah dari Gebang.

Baca Juga :  Pusat Pemerintahan Sragen Bakal Dipindahkan ke dekat Technopark. Anggarannya Lebih dari Rp 50 M

Halaman:
‹‹   1   2   3   Baca Selanjutnya ›   ››   All