GROBOGAN.NEWS Umum Magelang

Tambah 212 Pasien Baru, Kasus Covid-19 di Kabupaten Magelang Kembali Melonjak

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Magelang, Nanda Cahyadi Pribadi. Foto : Istimewa

MAGELANG, GROBOGAN.NEWS-Gelombang pandemi virus corona tau Covid-19 di Kabupaten Magelang masih terasa menggema. Jumlah penambahan pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Magelang, pada Sabtu (19/12) kemarin, mencapai 212 orang.

Sebanyak 63 di antaranya, berasal dari program swab masif.

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Magelang, Nanda Cahyadi Pribadi berkata, total kumulatif pasien terkonfirmasi sampai saat ini, ada 4869 orang. Rinciannya, 157 dirawat disejumlah rumah sakit dan 1208 menjalani isolasi mandiri. Kemudian, 3390 telah sembuh dan 114 meninggal.

“Untuk tambahan saat (Pasien Covid-19 Baru) ini terbanyak berasal dari Kecamatan Mertoyudan yang mencapai 79 orang. Kemudian Bandongan 18, Salaman 15, Tempuran 14, Muntilan 12, Mungkid 11, Secang 11, Kaliangkrik 10, Borobudur dan Kajoran, masing-masing 9. Selain itu juga ada dari Tegalrejo 8, Ngablak 5, Sawangan 4, Grabag 3, Salam 2 dan satu orang tersebar di Ngluwar dan Srumbung,” urai Nanda.

Baca Juga :  Central Tanaman Hias di Bojong, Candimulyo Resmi Dibuka

Meski demikian, saat ini juga ada 129 pasien terkonfirmasi yang dinyatakan sembuh. Hanya saja juga ada 2 yang meninggal, berasal dari Kecamatan Mertoyudan dan Secang, Kabupaten Magelang.

Sedang untuk pasien terkonfirmasi yang sembuh, terbanyak berasal dari Kecamatan Mungkid 55 orang. Kemudian dari Secang 17, Bandongan 11, Tempuran 10, Salaman 9, Windusari 8, Kajoran, Sawangan dan Candimulyo, masing-masing 4 orang. Selain itu juga ada di Grabag 3, Ngluwar 2, dan satu orang di Borobudur serta Dukun.

Baca Juga :  Pelantikan Kepala Sekolah dan Madrasah Muhammadiyah Magelang, Pendidikan Karakter Tanamkan dan Perkuat Sikap Sopan Santun pada Generasi Muda

“Saat ini juga ada dua pasien terkonfirmasi yang meninggal. Mereka berasal dari Mertoyudan dan Secang,” ungkapnya.

Sementara untuk pasien suspek, ada tambahan 10 orang dan enam sembuh serta 12 alih status menjadi konfirmasi.

“Untuk saat ini, jumlah kumulatif pasien suspek mencapai 961 orang. Rinciannya, 73 dirawat, 814 sembuh, 31 menjalani isolasi mandiri dan 43 dinyatakan selesai menjalani isolasi mandiri,” imbuh dia. F  Lusi