SEMARANG, GROBOGAN.NEWS-Pemerintah Provinsi Jawa Tengah telah mengambil langkah tegas tentang penangulangan pandemi covid-19, khususnya di sektor pendidikan.

Pemprov Jateng juga telah mengentikan pelaksanaanuUji coba pembelajaran tatap muka (PTM) di Jawa Tengah sejak tiga hari lalu. Hal itu menyusul adanya temuan kasus pelajar yang terpapar Covid-19.

“Kemarin saya dilapori di SMK Jateng ada yang terpapar terus kemudian saya cek penularan dari mana. Ternyata ada dari gurunya. Sudah kita tutup dan saya suruh untuk tes semuanya. Kita minta untuk uji coba kita tutup semuanya, sudah dua hari ini,” kata Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo saat ditemui di Rumah Dinas Puri Gedeh, Jumat (4/12) kemarin.

Munculnya klaster sekolah itu menjadi peringatan agar semua pihak tetap berhati-hati dan waspada. Ganjar juga meminta kepada seluruh sekolah, termasuk boarding school yang tidak di bawah pengelolaan Pemprov Jateng agar melakukan tes kepada seluruh pelajar.

“Bayangkan yang sudah kita siapkan saja, mereka berasrama, mereka tidak keluar, itu saja bisa tertular, (penularan) itu ternyata dari orang yang keluar-masuk. Maka kita memang hati-hati betul,” katanya.

Halaman:
1   2   All