images 2
Suasana pantai Parangtritis / tempo.co

JAKARTA, GROBOGAN.NEWS – Pandemi Covid-19 yang belum mereda hingga saat ini, ternyata menjadi pertimbangan bagi sebagian besar masyarakat untuk melakukan mudik liburan akhir tahun.

Kalau dihitung secara angka, sebesar 73 persen masyarakat tidak akan mudik dalam liburan Natal, akhir tahun dan tahun baru dalam situasi kasus Covid-19 yang masih meningkat.

Baca Juga :  Pendukung Jokowi di Jatim Dukung Ganjar, Relawan Puan Yakin Rekomendasi Tetap ke Puan

Angka tersebut diperoleh setelah Kementerian Perhubungan menggelar survei tentang perilaku masyarakat menjelang libur cuti bersama Natal dan tahun baru.

“Sedangkan sebanyak 27 persen tetap melakukan perjalanan,” kata Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Budi Setiyadi dalam keterangan tertulis, Sabtu (5/12/2020).

Baca Juga :  Catat Cara dan Syaratnya! Program Kartu Prakerja Gelombang 21 Sudah Dibuka

Menurut Budi Setiyadi, penurunan jumlah pemudik terjadi karena masyarakat sadar terhadap tingginya lonjakan Covid-19. Masyarakat cenderung sadar mengurangi mobilisasi untuk menekan tingkat penyebaran virus coroba.

Meski hanya sedikit persentase pergerakan orang untuk bepergian, Budi Setiyadi memastikan Kementerian tetap mempersiapkan sejumlah antisipasi bila terjadi lonjakan penumpang di pelbagai simpul transportasi.

Baca Juga :  Terjerat Kasus Suap, Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin Dikabarkan Resmi Tersangka

Kemenhub juga telah memetakan kota asal pemudik tersebar, misalnya dari Jabodetabek 31 persen.

Halaman:
‹‹   1   2   3   Baca Selanjutnya ›   ››   All