GROBOGAN.NEWS Umum Pantura

Sambut Libur Nataru, Terminal Pekalongan Lakukan Sejumlah Persiapan

Petugas Terminal Tipe A Kota Pekalongan tengah melakukan aktivitas dengan mematuhi disiplin protokol kesehatan. Foto : Istimewa

PEKALONGAN, GROBOGAN.NEWS-Menjelang libur panjang Hari Natal 2020 dan Tahun Baru 2021 (Nataru), Terminal Tipe A Kota Pekalongan mulai melakukan sejumlah persiapan.

Salah satunya menyiapkan mekanisme penerapan protokol kesehatan (Prokes) secara ketat.  Selain itu juga mempersiapkan pemeriksaan kendaraan (Rampcheck).

Koordinator Satuan Pelayanan Terminal Bus Tipe A Pekalongan, Sularjo SH MH melalui Ndanru Jaga, Bambang Susilo  menyampaikan bahwa Terminal Bus Tipe A Pekalongan bersama dengan Dinas Perhubungan (Dinhub) dan Satlantas Polres Pekalongan Kota akan mulai melakukan pendataan moda transportasi pada 18 Desember 2020 hingga 4 Januari 2021.

Baca Juga :  Sistem Pendataan Dampak Covid-19 Dimaksimalkan, Para Admin Desa Ikuti Pelatihan

Terkait uji kelayakan (Rampcheck) ia menjelaskan, pihaknya akan melakukan kesiapan armada baik pemeriksaan kondisi ban, pemeriksaan sistem penerangan, alat kemudi, komponen pendukung seperti spidometer, spion, wiper, klakson, maupun kelengkapan surat kendaraan.

“Untuk menjamin keselamatan dan kenyamanan para penumpang, sebelum keberangkatan bus akan dilakukan Ramcheck terlebih dahulu,” ungkap Bambang saat ditemui di Terminal Tipe A Pekalongan, Selasa (15/12).

Ia melanjutkan, penerapan protokol kesehatan juga akan diterapkan secara ketat melalui 3M yakni memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak. Hal ini dilakukan sebagai langkah antisipasi pencegahan penyebaran Covid-19.

Baca Juga :  BNN Waspadai Adanya Pengedar Narkoba di KIT Batang

“Baik penumpang maupun petugas wajib menerapkan prokes. Kami juga tidak henti-hentinya untuk melakukan sosialisasi penerapan prokes baik melalui pos jaga maupun sebelum keberangkatan bus,” tutur Bambang.

Tercatat per tanggal 14 Desember 2020, jumlah kedatangan bus Antar Kota Antar Propinsi (AKAP) sejumlah 88 moda transportasi dengan jumlah penumpang sebanyak 694.

Sedangkan untuk keberangkatan bus AKAP sebanyak 88 moda transpotasi dengan jumlah penumpang sebanyak 786 orang.

Selanjutnya, untuk kedatangan bus Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP) sebanyak 39 moda transportasi dengan jumlah penumpang sejumlah 73, sedangkan untuk keberangkatan bus AKDP yakni 39 moda transportasi dengan jumlah penumpang sebanyak 44 orang. Frieda

Baca Juga :  Sistem Pendataan Dampak Covid-19 Dimaksimalkan, Para Admin Desa Ikuti Pelatihan