GROBOGAN.NEWS Umum Pantura

Sinkroninasi Program Kabupaten Sehat untuk Wujudkan Prestasi dengan Penghargaan Swasti Saba Padapa 2021

Pemerintah Kabupaten Kendal melaksanakan kegiatan Advokasi Kabupaten Sehat Tahun 2020, Kamis (3/12) di Aula Rumah Makan Aldila Kendal tersebut dalam rangka mengikuti penilaian progam Kabupaten/Kota Sehat agenda nasional dua tahunan. Foto : Istimewa

KENDAL,GROBOGAN.NEWS-Pemerintah Kabupaten Kendal melaksanakan kegiatan Advokasi Kabupaten Sehat Tahun 2020, Kamis (3/12).

Kegiatan ini digelar di Aula Rumah Makan Aldila Kendal. Kegiatan ini digelar dalam rangka mengikuti penilaian progam Kabupaten/Kota Sehat agenda nasional dua tahunan.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Asisten Pemerintahan dan Kesra Pemkab Kendal Winarno, Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinkes Kendal Nur Sidik, dan diikuti oleh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Kendal, Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kabupaten Kendal, dan Tim Penggerak PKK Kabupaten Kendal.

Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinkes Kendal Nur Sidik dalam sambutannya menyampaikan, bahwa kegiatan ini bertujuan untuk melakukan sinkronisasi terkait Program Kabupaten/Kota Sehat yang akan selenggarakan disekitar bulan Agustus 2021 mendatang.

Baca Juga :  Penyemprotan Disinfektan Serentak Kembali Digencarkan

“Program tersebut merupakan agenda nasional dua tahunan, yang bertujuan agar tercapainya kondisi kabupaten/kota untuk hidup dengan bersih, nyaman, aman, dan sehat untuk dihuni bagi warganya, sehingga kami melakukan koordinasi dengan para OPD, BUMN, dan Tim Penggerak PKK Kabupaten Kendal, agar dapat mendukung tatanan kabupaten sehat sebagai dasar penilaian program tersebut,” ujar Nur Sidik.

Nur Sidik menerangkan, ada 10 Tatanan Kabupaten Sehat yang dinilai, di antaranya kawasan pemukiman, sarana dan prasarana umum, kawasan lalu lintas tertib dan pelayanan transportasi, kawasan pertambangan sehat, kawasan hutan sehat, kawasan industri dan perkantoran sehat, kawasan pariwisata sehat, ketahanan pangan dan gizi, kehidupan masyarakat sehat yang mandiri, kehidupan sosial yang sehat, dan kabupaten cerdas.

Baca Juga :  Pandemi Covid-19 Belum Usai, Pendaftar Jemaah Haji Asal Batang Alami Penurunan

Ia juga berharap, nantinya pada penilaian, Pemkab Kendal akan kembali meraih penghargaan Swasti Saba Padapa dan Reward di tahun 2021.

“Saya berharap, dengan dukungan dari semua pihak terkait, kita akan kembali meraih penghargaan tersebut, karena untuk syarat utamanya adalah Open Defecation Free (ODF), yaitu masyarakat tidak membuang air besar sembarangan, dan Kabupaten Kendal,” ujar dia.

“Pada tahun 2019 telah mendapatkan penghargaan Stop BABS/ODF dari Menteri Kesehatan Republik Indononesia, sehingga diharapkan pada tahun 2021 akan kembali meraih penghargaan,” harap Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinkes Kendal ini.

Sementara itu, Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekda Kendal, Winarno dalam acara itu menyampaikan, Program Kendal Sehat ini adalah hal yang harus diwujudkan, karena dalam rangka menciptakan masyarakat yang sehat.

Baca Juga :  Pelaksanaan PPDB Dilaksanakan dengan Pembatasan dan Penerapan Prokes secara Ketat

“Program ini sangat baik sekali untuk mewujudkan masyarakat Kabupaten Kendal yang sehat. Tadi sudah ada komitmen dari para OPD sebagai pembina untuk melakukan harmonisasi dalam rangka mendukung program Kendal Sehat. Selain itu, kami juga akan mengkoordinasikan sampai ketingkat kecamatan hingga desa, karena muara dari Kendal Sehat berada ditingkat desa,” ujarnya.

“Mudah-mudahan apa yang sudah dilakukan, dan dengan kerjasama yang baik ini, pada bulan Juni 2021 mendatang program Kendal Sehat kita suda siap, sehingga disekitar bulan Agustus penilaiannya sudah dapat dilakukan, dan bisa berjalan dengan baik,” tutur Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekda Kendal Winarno.P Wanto