JEPARA, GROBOGAN.NEWS-Pengawasan pelaksanaan simulasi pembelajaran tatap muka di Kabupaten Jepara diperketat.

Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Jepara, melakukan pemantauan ketat terhadap sebanyak 73 SMP negeri dan swasta yang mulai Senin (30/11).

Pemantauan tersebut terkait pelaksanaan simulasi pembelajaran tatap muka. Hal itu dilakukan, untuk memastikan seluruh sekolah tersebut mematuhi protokol kesehatan.

Kepala Disdikpora Kabupaten Jepara, melalui Kepala Bidang SMP Haryanto menyampaikan, jika terdapat pelanggaran protokol kesehatan atau ada situasi yang tidak diinginkan di masing-masing satuan pendidikan, maka tidak boleh lagi ikut simulasi.

Pihaknya juga mengharuskan sekolah tersebut untuk kembali memberlakukan pembelajaran jarak jauh (PJJ).

“Bahkan jika perkembangan Covid-19 pada tingkat kabupaten memburuk, simulasi di seluruh sekolah langsung dihentikan,” jelasnya saat ikut memantau jalannya simulasi.

Ia menyebut hingga pukul 23.00 WIB, sekolah yang melaporkan ikut simulasi 66 SMP. Lalu sampai pagi ini bertambah, jumlah finalnya 73 sekolah.

Menurut Haryanto, sejak pagi sekolah yang mengikuti simulasi sudah mengirimkan laporan pelaksanaan, hampir seluruhnya disertai foto.

Halaman:
‹‹   1   2   3  

  Baca Selanjutnya ›   ››
  All