UNGARAN, GROBOGAN.NEWS-Bupati Semarang H Mundjirin mengimbau para kepala desa (Kades) dan perangkat desa untuk menjaga netralitas pada rangkaian tahapan pemilihan kepala daerah (Pilkada) tahun 2020. Menurutnya, sikap netral itu dapat menjaga situasi daerah tetap kondusif.

Hal itu dikatakan di hadapan seratus kepala desa yang menghadiri sosialisasi dan public hearing rancangan peraturan

Bupati Semarang tentang pedoman disiplin aparatur pemerintahan desa di aula Universitas Ngudi Waluyo, Candirejo, Ungaran Barat, kemarin.

Menurut Bupati, kedudukan kades dan perangkat desa sangat penting dalam mendukung keberhasilan pembangunan desa dan daerah. Karenanya, mereka harus fokus pada pelayanan umum. Selain itu juga Kades diminta jangan sampai memutarbalikkan fakta terkait bantuan sosial yang selama ini disalurkan kepada warga.

“Bantuan dari Kabupaten, provinsi dan pusat itu berasal dari uanga negara. Jangan sampai diputarbalikkan fakta bahwa ini adalah bantuan dari orang perorang. Jangan membodohi masyarakat agar situasi tetap kondusif,” ujarnya.

Mundjirin berharap pilkada akan menjadi sarana untuk membangun Kabupaten Semarang lebih sejahtera. Karenanya dia berharap setelah pilkada tanggal 9 Desember mendatang, warga dapat kembali bekerja seperti sedia kala.

Halaman:
1   2   All