SRAGEN, GROBOGAN.NEWS –

IMG 20201123 WA0018 1 1
Hanif Hanani / wardoyo

Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Sragen memperketat syarat dan perizinan pernikahan di bawah umur.
Selain batasan umur minimal calon pengantin dinaikkan, alasan hamil duluan kini bukan lagi jadi prioritas untuk pemberian dispensasi menikah.

Kepada JOGLOSEMARNEWS.COM , Kepala Kantor Kemenag Sragen, Hanif Hanani mengatakan, saat ini regulasi perizinan nikah di bawah umur memang lebih diperketat.

Baca Juga :  Habis Tabrak dan Lindas Pemotor Hingga Tewas di Sragen, Sopir Truk Malah Coba Kabur!

Jika dulu batas minimal usia calon pengantin masih 19-16 (19 tahun untuk pengantin pria dan 16 tahun pengantin wanita), kini dinaikkan jadi 19-19.

Artinya, calon pengantin wanita kini diharuskan berusia minimal 19 tahun sama dengan batas minimal usia calon pengantin pria.

Baca Juga :  Baru Capai 40 Persen, Pemkab Sukoharjo Akhirnya Genjot Vaksinasi Covid-19

“Iya, memang lebih diperketat. Sekarang calon pengantin wanita minimal harus 19 tahun juga,” paparnya, Selasa (24/11/2020).

Hanif menguraikan pemberian izin dispensasi bagi pernikahan di bawah umur pun, juga mulai diperketat. Jika dulu, alasan calon pengantin wanita sudah hamil duluan meskipun belum cukup umur, masih bisa diberi dispensasi menikah.

Baca Juga :  Blaik! Ngakunya Begituan dengan Istri, Nyadar-nyadar Ternyata dengan Anak Kandung Sendiri!

Akan tetapi, regulasi yang sekarang, tidak lagi berlaku demikian. Ia menyebut alasan hamil duluan tidak lagi jadi pertimbangan utama memberikan dispensasi untuk pernikahan mempelai yang masih di bawah umur.

Halaman:
1   2   All