KENDAL, GROBOGAN.NEWS-Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Kendal menggelar Rapat Kerja Teknis bersama para awak media, di Hotel Sai Inn Kendal, Senin (30/11) siang.

Kegiatan tersebut mengangkat tema “Review Penyelenggaraan dan Pengawasan Pada Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kendal Tahun 2020”.

Ketua Bawaslu Kendal Odilia Amy Wardayani mengatakan terima kasih kepada seluruh peserta yang ikut dalam kegiatan ini, semoga dalam pelaksanaannya dapat berjalan dengan baik.

Dijelaskannya lebih lanjut, tujuan kegiatan ini adalah dalam rangka mereview pelaksanaan Pilkada tahun 2020. Dengan menyampaikan laporan sebagai penyelenggara Pilkada baik dari KPU maupun Bawaslu Kabupaten Kendal dalam 60 hari kampanye, terkait dengan capaian kerjanya agar diketahui publik.

Baca Juga :  Satgas Jogo Tonggo Diminta Pro Aktif Lakukan Pengecekan, Gubernur Ganjar : Soalnya Masih Banyak Pemudik Berdatangan

“Kami meminta saran, kritik dan mereview terhadap penyelenggaraan Pilkada Tahun 2020 ini oleh rekan-rekan media massa, sehingga pada penyelenggaraan dan pengawasan Pilkada yang tinggal beberapa hari ini dapat tingkatkan kinerjanya dan semakin lebih baik lagi,” pintanya.

Sementara komisioner KPU Nurul Akhirin, mengatakan bawah pelaksanaan Pilkada Tahun 2020 ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya.

“Pelaksanaan tahun 2020 ini sangat berbeda, karena ada hal yang baru, yaitu harus mematuhi protokol kesehatan, dengan mencuci tangan, memakai masker. Selain itu, disetiap TPS, KPU harus menyiapkan bilik khusus bagi pemilih yang suhunya tinggi, serta menyiapkan baju Hazmat,” jelasnya.

Baca Juga :  Kapolri Tegaskan Sudah Banyak Kendaraan Pemudik Diputar Balik, Bersama Ketua DPR Menteri Perhubungan dan Panglima TNI, Kapolri Tinjau Gerbang Pos Pejagan

Terpisah Bagian pengawasan Hukum dan Humas Bawaslu Arif Mustofifin menyampaikan, bahwa pada pelaksanaan Pilkada Tahun 2020 ini, Bawaslu Kendal sudah melakukan banyak kegiatan, diantaranya adalah Rakor dengan Panwaslu Kecamatan sebanyak 17 kali, baik secara daring dan tatap muka.

” Kami dari Bawaslu sudah melakukan berbagai rakor untuk kesiagaan kepada seluruh Panwaslu Kecamatan. Semoga Pilkada ini dapat berjalan lancar aman dan damai,”katanya.

Baca Juga :  Cara Unik Sosialisasi Petasan dengan Kampanye Kenakan Kostum dan Make Jadi Hantu di Perempatan di Batang

Terpisah, Unggul Priambodo mengatakan, bahwa pasangan calon tidak begitu tertarik dengan kampanye melalui media, Paslon lebih tertarik kampanye lewat media sosial.

“Pilkada tahun ini sangat berbeda, selain dimasa pandemi juga Paslon lebih suka kampanye melalui media sosial dan paslon juga lebih suka tatap muka meski dengan pembatasan, dan dalam kampanye tatap muka pada masa pandemi bisa dipastikan semua calon melanggar protokol kesehatan, meski tingkat pelanggarannya sedikit,”jelasnya. P Wanto