GROBOGAN.NEWS Grobogan

Terjunkan 144 Petugas, KPU Grobogan Lakukan Sortir dan Pelipatan Surat Suara di Gedung Wisuda Budaya Purwodadi

Sebanyak 144 petugas pelipat dan penyortir surat suara diterjunkan KPU Groboga tengah fokus melipat dan menyortir surat suara di Gedung Wisuda Budaya, Jalan R. Suprapto Purwodadi ditargetkan selesai pada Sabtu (21/11/2020) besok. Foto : Istimewa

PURWODADI, GROBOGAN.NEWS-Lanjutan tahapan untuk Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Grobogan 2020 terus bergulir. Dengan tetap berlangsungnya tahapan pilkada di tengah pandemi, baik Komisi Pemilihan Umum, Badan Pengawas Pemilu, Forkompimda Kabupaten Grobogan terus mengingatkan agar protokol kesehatan Covid-19.

Kini, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Grobogan tengah melaksanakan tahapan sortir dan pelipatan surat suara untuk Pilbup 2020. Pelaksanaan tahapan ini dipusatkan di Gedung Wisuda Budaya, Jalan R. Suprapto Purwodadi.

Ketua KPU Grobogan, Agung Sutopo, menyebutkan, dalam kegiatan sortir dan pelipatan surat suara ini telah melibatkan sebanyak 144 petugas.

“KPU Grobogan mengadakan tahapan sortir dan pelipatan surat suara. Kegiatan ini dimulai hari ini sampai dengan tiga hari ke depan, yakni hingga Sabtu 21 November 2020 mendatang,” jelas Agung, saat dikonfirmasi Jumat (20/11/2020).

”Ada 144 ada tenaga sortir dan lipat, serta lima pengawas dari luar KPU,” imbuh dia.

Dijelaskan oleh Agung lebih detail, selama pelipatan dan sortir surat suara, para pekerja diminta patuhi protokol kesehatan.

Baca Juga :  Sejumlah Titik Rel Kereta di Grobogan Terendam Banjir, Perjalanan Kereta Api Solo-Semarang Dialihkan

Agung juga menyebutkan, dalam pelaksanaan tahapan ini, ada satu tim untuk bagian sortir dan lipat surat suara, serta satu tim lainnya bagian penghitung surat suara.

“Saya berharap, pelaksanaan sortir dan lipat surat suara ini dapat berjalan lancar dan selesai sesuai dengan rencana yakni pada 21 November 2020 besok,” terang Agung. .

Agung juga menambahkan, berbeda dengan tahun sebelumnya, pada pelaksanaan sortir dan lipat surat suara untuk Pilbup Grobogan 2020 ini dilaksanakan dengan protokol kesehatan. Para tenaga sudah datang ke gedung tersebut sekitar pukul 07.30 WIB.

“Sebelum diminta masuk ke dalam ruang gedung, mereka diminta untuk mencuci tangan terlebih dulu. Setelah itu, pengecekan tubuh dan semua tenaga diimbau menggunakan masker,” jelas dia.

“Setiap harinya pelaksanaan sortir dan lipat suara ini dilaksanakan mulai pukul 08.30 – 16.00 WIB. Karena pelaksanaannya pada saat masa pandemi, semua kegiatan di sini menggunakan protokol kesehatan,” terang Agung.

Baca Juga :  Curi Sepeda Motor Di Purwodadi, Penyandang Tunawicara Diringkus Di Penggaron Saat Bersantai Di Tempat Kos   

“Di sini, kita sudah sediakan ember cuci tangan, kemudian pengecekan suhu tubuh dengan thermogun. Lalu, semua tenaga yang terlibat tetap menggunakan masker pada saat melaksanakan sortir atau pelipatan surat suara dan juga antartenaga diberlakukan jaga jarak,” jelas Agung lebih lanjut.

Untuk memantau pergerakan orang yang masuk dan keluar dalam gedung selama pelaksanaan sortir dan lipat surat suara ini, pihak KPU memasang CCTV. Meski demikian, pengawasan dan pengamanan tetap dilakukan dengan melibatkan petugas khusus maupun petugas keamanan dari kepolisian.

Ketua KPU Grobogan, Agung Sutopo saat menerangkan kondisi gedung tempat sortir, pelipatan dan penyimpanan surat suara.

“Harapan kami, semua teman-teman yang terlibat dalam tahapan sortir dan lipat surat suara ini tetap menggunakan protokol kesehatan dan juga tetap sehat selama pelaksanaan. Dengan demikian, semua berjalan dengan lancar,” harap Agung.

Sebelumnya, pada Kamis (20/11/2020) kemarin, Kabag Ops Operasi Mantap Praja Candi 2020 Polres Grobogan, AKP Deddy Setyanto, bersama anggotanya mendatangi gedung Wisuda Budaya. Hal tersebut dilakukan untuk melihat langsung pelaksanaan sortir dan lipat surat suara di hari pertama.

Baca Juga :  NU Dan Muhammadiyah Grobogan Minta Polisi Tindak Tegas Praktik Perjudian

“Polres Grobogan melakukan pengamanan proses pelipatan surat suara yang dilakukan petugas. Dalam pengamanannya, petugas jaga dari unit Sabhara dan patroli sudah kita siapkan untuk antisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, sehingga berdampak pada proses pemungutan suara,” terang dia.

“Selama pelaksanaan, kami akan melakukan penjagaan Gedung Wisuda Budaya, sebagai tempat penyimpanan surat suara selama 24 jam. Harapannya, proses pelipatan berjalan lancar, sehingga surat suara bisa didistribusikan ke TPS sesuai dengan jadwal,” sambung Deddy. Arya Utama