Percepatan Vaksinasi Covid-19, Pemerintah Pastikan Stok Vaksin Aman

Airlangga 22
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto yang juga selaku Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN). IST
  • Bagikan

SOLO, GROBOGAN.NEWS – Pemerintah konsekuen menyediakan stok vaksin Covid-19 untuk mendukung program percepatan vaksinasi guna pemulihan kesehatan dan ekonomi nasional.

Demikian diungkapkan oleh Ketua Komite Penanganaan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC-PEN), Airlangga Hartarto.

Airlangga yang juga Menteri Koordiantor Bidang Perekonomian mengatakan hal itu dalam penyambutan secara virtual kedatangan vaksin jadi Covid-19 produksi Sinovac tahap ke-50, Senin (6/9/2021).

Dijelaskan, sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi), percepatan vaksinasi baik dalam soal distribusi maupun pelaksanaannya, memang harus dilakukan dengan baik.

Baca Juga :  Kasus Suap Mantan Penyidik KPK, Robin Pattuju Berkali-kali Bawa Tas Penuh Uang dari Rumah Azis Syamsudin

“Karena vaksinasi merupakan langkah penting dalam mempercepat pemulihan kesehatan dan ekonomi nasional,” ujar Airlangga Hartarto, seperti dikutip dalam rilisnya ke Joglosemarnews.

Kedatangan vaksin jadi produksi Sinovac tersebut, menurut Airlangga yang juga Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, sekaligus menjadi upaya nyata Pemerintah dalam menjaga ketersediaan stok vaksin.

Menko Airlangga menjelaskan, terhitung sejak kedatangan vaksin pertama pada Desember 2020, secara keseluruhan Indonesia telah menerima sekitar 225,4 juta dosis vaksin dalam berbagai merk, dalam bentuk bulk maupun vaksin jadi.

Baca Juga :  Pemerintah Siap Melakukan Penguatan Terhadap Sektor Ekonomi Syariah

Sementara, vaksin jadi Sinovac yang telah diterima sampai hari ini yakni sebanyak 33 juta dosis, sementara dalam bentuk bulk 153,9 juta dosis.

Vaksin lainnya yang telah diterima yakni Astra Zeneca 19,5 juta dosis, Moderna 8 juta dosis, Pfizer 2,75 juta dosis dan Sinopharm 8,25 juta dosis.

“Pemerintah selalu memastikan safety, quality, dan efficacy untuk seluruh jenis vaksin yang diperoleh,” jelasnya.

Baca Juga :  Gegara Cemburu, Pemuda Asal Medan Tega Siram Kekasihnya dengan Air Keras Hingga Tewas

Di samping itu, semua merek vaksin yang didatangkan sudah melalui proses evaluasi oleh Badan POM dan rekomendasi dari ITAGI, WHO, dan para ahli.

Semua merek vaksin tersebut, menurut Airlangga, berkhasiat untuk melindungi. Sehingga diharapkan, masyarakat tidak perlu memilih-milih merek vaksin.

“Vaksin yang terbaik adalah vaksin yang saat ini tersedia,” tutur Menko Arilangga.

Sampai dengan 5 September 2021, jelas Menko Airlangga, telah disuntikkan sebanyak 105,7 juta dosis vaksin kepada masyarakat.

Halaman:
1   2   Show All

  • Bagikan