Pemkab Sragen Akhirnya Resmi Bolehkan Hajatan dan Hiburan, Tapi Ini Syaratnya…

1602 bupati sragen tenan a
Kusdinar Untung Yuni Sukowati. Foto/Wardoyo
  • Bagikan

SRAGEN, GROBOGAN.NEWS Pemkab Sragen akhirnya resmi membolehkan digelarnya kegiatan hajatan, seiring dengan turunna status PPKM ke level 3 untuk wilayah tersebut.

Hanya saja, ada beberapa ketentuan yang harus dipatuhi selama melaksanakan hajatan. Di antaranya adalah pembatasan tamu serta penerapan protokol kesehatan yang ketat.

Demikian diungkapkan oleh Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati. Ia menyampaikan warga sudah boleh menggelar hajatan pada pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Level 3 saat ini.

Baca Juga :  Digasak Truk di Jalan Solo-Sragen, 2 Pemotor Dikabarkan Tewas Mengenaskan

“Hajatan sudah boleh tapi tetap dengan prokes yang ketat. Tamunya hanya 20 orang. Yang punya hajat dan pengantin harus diswab antigen terlebih dahulu,” paparnya kepada wartawan, Rabu (1/9/2021).

Meski dibolehkan, ia menyebut ada beberapa ketentuan yang harus dipatuhi jika ingin menggelar hajatan. Di antaranya tamu yang datang dibatasi maksimal 20 tamu dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.

Baca Juga :  Kabar Gembira, Polsek Gondang Sragen Gelar Vaksinasi Covid-19 Gratis Dengan Kuota 1.200 Dosis

Pelaksanaan hajatan harus dilakukan dengan sistem drive thru atau mbanyu mili. Kemudian sajian makanan atau hidangan tidak diperbolehkan secara prasmanan atau piring terbang.

Empunya hajat diwajibkan membungkus hidangan dan tamu membawa pulang atau tidak boleh menyantap di lokasi hajatan.

Baca Juga :  Habis Tabrak dan Lindas Pemotor Hingga Tewas di Sragen, Sopir Truk Malah Coba Kabur!

Perihal hiburan di sebuah hajatan, Bupati juga menyebut sudah diperbolehkan. Akan tetapi hiburan itu hanya dihadirkan untuk memberi hiburan bukan untuk direspon dengan jogetan atau menyanyi bareng yang bisa menimbulkan kerumunan.

Halaman:
1   2   Show All

  • Bagikan