GROBOGAN.NEWS Umum Nasional

Tingkatkan Imunitas Tubuh dengan 4 Jenis Makanan yang Direkomendasi WHO ini

Ilustrasi sayur dan buah. Pixabay

SOLO,GROBOGAN.NEWS-Penyebaran Covid-19 belum bisa dikendalikan, hal itu membuat pemerintah melakukan PPKM Darurat untuk wilayah Jawa Bali 3-20 Juli 2021.

Selain melakukan memakai masker, jaga jarak dan selalu cuci tangan, untuk menjaga agar tidak tertular seseorang harus selalu dalam kondisi fit.

Untuk menjaga kondisi badan selalu dalam keadaan fit, salah satu yang dibutuhkan adalah makanan bergizi.

World Health Organization (WHO) menjelaskan bahwa makanan sehat berperan penting ketika pandemi. Sebab, makanan yang mengandung vitamin dan nutrisi yang pas mampu meningkatkan imunitas tubuh.

Sebagaimana dilansir dari laman resmi World Health Organization (WHO), berikut adalah beberapa makanan yang bisa dikonsumsi selama pandemi Covid-19 berlangsung:

Baca Juga :  Pegawai KPK yang Masih Dapat Dibina, Ternyata Emoh Ikuti Diklat Bela Negara

Makanan segar dan alami

Makanan segar dan alami bisa merupakan buah-buahan atau sayuran. Untuk buah-buahan, WHO menganjurkan buah-buahan yang bisa dikonsumsi langsung tanpa diproses terlebih dahulu, seperti apel, jeruk, jambu, dan buah lain.

Hal yang sama juga berlaku untuk sayuran. Konsumsi buah dan sayur yang belum diproses bertujuan supaya nutrisi dan manfaat yang terkandung di dalamnya tidak berkurang. Apabila buah segar tidak ada, buah kalengan juga bisa dikonsumsi, dengan catatan bahwa buah yang dipilih mengandung sedikit gula.

Baca Juga :  Kasus Obat Invermectin, ICW Endus Adanya Indikasi Keruk Keuntungan di Masa Pandemi Covid-19

Makanan rendah minyak dan lemak

Tidak dapat dipungkiri bahwa makanan berlemak dan berminyak sangat menggoda untuk dikonsumsi. Meskipun demikian, WHO merekomendasikan untuk mengonsumsi makanan yang kandungan lemak dan minyaknya rendah.

WHO menganjurkan untuk memilih daging ikan daripada daging sapi atau ayam. Selain itu, WHO juga menganjurkan avocado sebagai makanan berlemak yang bisa dipilih sebagai sumber lemak selama pandemi.

Adapun WHO sangat tidak menganjurkan untuk mengonsumsi makanan berlemak yang telah diproses, terutama dengan dimasak, sehingga kandungan nutrisinya berkurang. Hal yang sama juga berlaku untuk makanan berlemak cepat saji.

Baca Juga :  Rencana Luhut Produksi Laptop Merah Putih Dikritik Susi Pudjiastuti. Mendingan Uangnya untuk BLT Rakyat

Air putih

Air putih memiliki segudang manfaat bagi kesehatan. Sebab, air berfungsi sebagai penyalur nutrisi ke seluruh tubuh. Air juga berperan dalam mengatur suhu tubuh. WHO merekomendasikan untuk mengonsumsi air sebanyak 8-10 gelas pernah hari selama pandemi.

Makanan rendah gula dan garam

Gula dan garam dapat meningkatkan risiko terjadinya beberapa penyakit, seperti obesitas, diabetes, stroke, dan beberapa jenis kanker. Oleh karena itu, konsumsi makanan yang mengandung dua hal tersebut sebaiknya dikurangi selama pandemi. Alih-alih memakan makanan manis dengan gula, WHO lebih menyaranakn untuk memakan buah-buahan manis. #tempo