GROBOGAN.NEWS Umum Magelang

Budidaya Kentang Varietas Citra di Pakis Siap Tembus Pasar Ekspor

Distanpangan Kabupaten Magelang mendampingi Bupati Garut Rudy Gunawan saat melihat tanaman kentang di Dusun Kenangkan Desa Kragilan Kecamatan Pakis. Ist

MAGELANG, GROBOGAN.NEWS– Tanaman Kentang dapat tumbuh dengan baik pada tanah – tanah yang subur dan gembur.

Seperti lahan pertanian di lereng Gunung Merbabu Dusun Kenangkan Desa Kragilan Kecamatan Pakis Kabupaten Magelang sukses budi daya kentang varietas Citra.

Kentang ini memiliki tekstur lembut yang anti hama. Selain itu harga jual juga sangat menjanjikan untuk pasar ekspor ke berbagai negara Asia.

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan (Distanpangan) Kabupaten Magelang Romza Ernawan mengatakan pengembangan produk pertanian khususnya kentang juga sebagai upaya menjaga ketersediaan pangan di masa pandemi Covid-19.

“Benteng terakhir penanganan Covid adalah pangan. Usaha sektor pertanian masih eksis khusunya para petanj kentang,” kata Romza usai menerima kunjungan Bupati Garut Rudy Gunawan, Jumat (25/6/2021).

Romza mengakui pada awal pandemi permasalahan pada sektor pertanian  terjadi pada kektidakpastian pasar.

Namun, dengan selalu mendorong pengembangan produk dan kerjasama dengan berbagai pihak, permasalahan pasar itu dapat teratasi.

Ia mencontohkan, budi daya tanaman kentang seluas 14 hektar dan 13 hektar ini merupakan kerja sama dengan sebuah badan usaha laboratorium pembibitan asal Garut Jawa Barat.

Dalam kerja sama ini petani mendapat kepastian sarana prasarana hingga pemasaran.

“Harapannya kehadiran Bupati garut memberikan motivasi agar petani kentang berkembang dan memberikan kesejahteraan petani,” ujar Romza.

Area tanaman kentang di Kabupaten Magelang tahun 2020 mencapai 530 ha tersebar di lereng Gunung Merbabu dan Sumbing.

Dalam kesempatan itu, Bupati Garut Rudy Gunawan sangat kagum setelah melihat langsung tanaman kentang Kelompok Tani Lestari Dusun Kenangkan Desa Kragilan Kecamatan Pakis ini.

Saat ini sebagian tanaman kentang di wilayah tersebut mendekati masa siap panen.

Dari beberapa uji coba panen terlihat ukuran kentang memang besar dan tekstur kulit halus sempurna.

Sementara itu, Ketua Kelompok Tani Lestari Dusun Kenangkan, Bagio mengatakan saat ini kendala yang ada adalah cuaca yang tidak pasti.

Curah hujan yang masih tinggi menuntut perawatan ekstra.

Ia mengungkapkan, saat ini seharusnya sudah musim kemarau, tapi hujan masih deras.

Kondisi itu berpengaruh terhadap serangan hama pada semua jenis tanaman pertanian.

Meski demikian kelompok tani yang beranggotakan 45 orang ini optimis hasil panen akan melimpah.

“Kalau ikhtiar ya dengan perawatan ekstra seperti penyemprotan dua hari sekali. Hasilnya hama tidak terlalu banyak,” ujar Bagio.

Dikatakan Bagio, untuk saat ini harga jual kentang varietas Citra lebih stabil dan menguntungkan yakni Rp7.000/kg untuk semua ukuran.

Semua kentang itu dijual ke pengepul yang kemudian dikirim ke Garut untuk diekspor ke luar negeri.

Sebagai perbandingan, harga jual kentang pilihan ukuran besar di pasar lokal tertinggi Rp6.000/kg. Sedangkan untuk ukuran kecil sekitar Rp3.000-4.000/kg.

“Di pasar lokal anjlog. Ukuran kecil disortir hanya yang sedang dan besar saja yang dijual,” papar Bagio.LUS