GROBOGAN.NEWS Solo

Inilah Cerita Para Pasien Covid-19 di Sragen Langsung Sembuh Usai Konsumsi Ivermectin, Ada Kakek-Nenek 80 Tahun Juga Bisa Sembuh

Koordinator Relawan RSI Amal Sehat dan Ndayu Park Sragen, Joko Siswanto bersama Kades, Babinsa dan Bidan desa saat membantu Ivermectin ke warga positif dan isolasi mandiri di Jurangjero, Karangmalang, Senin (28/6/2021). Foto/Wardoyo

SRAGEN, GROBOGAN.NEWS-Setelah ramai diperbincangkan dan dinilai mampu mempercepat penyembuhan pasien covid-19, pembagian obat Ivermectin kian digencarkan oleh relawan RSI Amal Sehat dan Dayu Park Sragen.

Mereka kini makin gencar terjun ke desa-desa untuk membagikan obat tersebut ke pasien yang masih positif dan menjalani isolasi mandiri di rumah.

“Iya tiap hari kami mobile keliling terjun door to door ke desa-desa. Dari pagi nanti sampai petang, ada yang naik motor ada yang bawa mobil,” papar Koordinator Relawan RSI Amal Sehat dan Ndayu Park Sragen, Joko Siswanto di sela-sela pembagian obat ke warga Isoman di Desa Jurangjero, Karangmalang, Senin (28/6/2021), kemarin.

“Kami bersama tim membagikan Ivermectin secara gratis kepada warga yang isoman di rumah. Hari ini kami di Jurangjero Karangmalang. Tadi pagi dari Gemolong, lalu ke Desa Tenggak Sidoharjo,” sambung dia lebih lanjut.

Di Jurangjero, tim menyambangi beberapa keluarga yang sedang menjalani isoman karena positif terpapar.

Selain membagikan Ivermectin, mereka juga membagi vitamin dan sembako untuk kebutuhan logistik warga yang isoman tersebut.

Dalam kesempatan itu, tim bersama petugas Puskesmas juga menyampaikan mengecek beberapa pasien Isoman yang sebelumnya sudah diberi Ivermectin.

Hasilnya hampir semua pasien yang sudah mengonsumsi, swabnya sudah negatif.

Baca Juga :  Wah, Sekitar 200 Warga Sragen Menghindar dari Kewajiban Vaksin. Satpol PP Terpaksa Blusukan untuk Menjemput

Joko menguraikan sejauh ini, sudah ada sekitar 400an warga yang dibantu Ivermectin. Mereka tersebar di banyak desa di seluruh kecamatan.

Hasilnya, sebagian besar sudah negatif saat diswab ulang. Dari data yang tercatat di relawan, sekitar 60an pasien isoman sudah sembuh dan negatif setelah mengonsumsi Ivermectin bantuan relawannya.

“Sampai hari ini ada 400an warga yang kita kirim Ivermectin. Alhamdulillah dari sekitar 60an yang sudah diswab, hasilnya negatif. Seperti tadi di Desa Tenggak ada warga sudah tua sekali sekitar 80an tahun. Namanya Pak Karto Arjo, kemarin positif sekalian (sama istri). Setelah kita beri obat Ivermectin, Alhamdulillah tadi sudah negatif. Di Jurangjero ini tadi, tiga warga yang kita beri, hasil swabnya bisa dilihat sendiri, sudah negatif. Artinya obat ini memang sangat berkhasiat menjadi terapi penyembuh Covid-19,” terangnya.

Lebih lanjut, Joko menguraikan pembagian bantuan Ivermectin itu dilakukan atas petunjuk dari Bupati Sepuh, Untung Wiyono.

Hal itu juga sudah seijin Bupati, Kepala DKK serta berkoordinasi dengan Satgas, Babinsa, Kades hingga bidan desa yang ada di wilayah. Bahkan, relawan siap 24 jam untuk mengantar siapapun warga yang membutuhkan.

“Kami sediakan gratis untuk masyarakat Sragen. Ini bentuk kepedulian beliau Pak Untung untuk mempercepat kesembuhan warga Sragen yang positif,” tukasnya.

Baca Juga :  Polres Sragen Tangkap 2 Provokator Demo, Kapolres Imbau Warga Tak Terprovokasi
Bantuan
Pembagian bantuan obat Ivermectin kepada satu keluarga isoman di Jurangjero. Foto/Wardoyo

Terus Digencarkan

Ditambahkan, aksi terjun ke lapangan membantu obat itu akan terus digencarkan. Hal itu semata-mata untuk membantu meringankan beban Pemkab.

Sebab lonjakan kasus covid-19 akhir-akhir ini membuat kapasitas lokasi isolasi dan pelayanan di rumah sakit juga sebagian besar sudah penuh.

“Kasus Covid-19 Sragen kan saat ini luar biasa banyak. Kasihan kalau tidak tertangani. Makanya atas petunjuk beliau Pak Untung, suruh menyiapkan bantuan obat gratis ke masyarakat,” tandasnya.

Pembagian Ivermectin di Jurangjero tadi juga didampingi Babinsa, bidan desa, serta petugas swab dari Puskesmas. Beberapa di antara pasien isoman yang sudah diberi Ivermectin dites swab ulang.

Hasilnya memang menunjukkan tanda negatif. Seperti Andar (38) warga Dukuh Guwosari RT 13/4, Jurangjero. Hasil swab ulangnya tadi siang langsung menunjukkan negatif usai mengonsumsi Ivermectin.

“Alhamdulillah saya sudah negatif Mas. Saya kemarin positif setelah diberi obat itu (Ivermectin) ini sudah negatif. Anak saya yang tiga tadi swabnya masih positif. Karena memang tidak minum obat itu. Karena anak-anak memang nggak boleh minum obat itu. Ini yang masih di Technopark istri dan mertua saya,” tuturnya kepada Joglosemarnews.com.

Bupati Sepuh Sragen, Untung Wiyono menyampaikan pembagian Ivermectin secara gratis itu sebagai wujud kepeduliannya terhadap kondisi kesehatan dan kesulitan warga Sragen.

Baca Juga :  Setelah Bertikai dan Rusakkan 2 Rumah, Puluhan Pendekar dari 2 Perguruan Silat di Sragen Ini Kerja Bakti Lakukan Perbaikan dengan Dikawal Kapolres

Pihaknya menyediakan stok tidak terbatas. Masyarakat yang membutuhkan diminta tak segan menghubungi relawan dan akan langsung diantar ke rumah.

“Obat ini juga sudah mendapat izin resmi dari BPOM. Jadi aman dan yang jelas sudah terbukti banyak warga sembuh setelah mengonsumsinya. Mudah-mudahan lewat gerakan relawan ini, warga yang isoman bisa segera sehat semua dan pandemi segera berakhir,” tandas Bupati Sragen periode 2001-2011 itu.

Kades Jurangjero, Prantiyono mengapresiasi positif bantuan obat gratis tersebut. Menurutnya dari hasil di lapangan, warganya yang isoman dan dibantu Ivermectin, hampir semuanya sudah sembuh serta negatif.

“Luar biasa dan sangat membantu kami. Apalagi obat itu diberikan cuma-cuma ke warga jadi sangat membantu. Sehingga yang tidak bisa isoman di Technopark pun sudah bisa sembuh jadi kita tidak khawatir lagi,” terangnya.

Ia menuturkan dari sekitar 10 warga yang isoman dan positif, saat ini semuanya sudah sembuh dan negatif saat diswab ulang.

“Rata-rata setelah 5 kali minum obat itu, 5 tablet habis, Alhamdulillah semua sudah negatif. Sekarang lebih percaya, sehingga begitu dapat informasi ada yang antigen positif langsung kita mintakan obat ke relawan atau ke Pak Untung,” tukasnya. Wardoyo