GROBOGAN.NEWS Umum Magelang

Pasien Terkonfirmasi Covid-19 di Kabupaten Magelang Bertambah 53 Orang, 28 Pasien Covid-19 Dinyatakan Sembuh

Ilustrasi Covid-19

MAGELANG, GROBOGAN.NEWS-Pasien terkonfirmasi Covid-19 di Kabupaten Magelang Sabtu (29/5/2021), bertambah 53 orang.

Namun demikian, ada tambahan 28 sembuh dan satu orang meninggal.

Dengan tambahan ini, jumlah kumulatifnya menjadi 10.285 orang yang terkonfirmasi. Rinciannya, 239 dalam penyembuhan, 9.738 sembuh dan 308 meninggal.

“Untuk 239 pasien dalam penyembuhan itu, terdiri dari 79 dirawat di beberapa rumah sakit dan 180 menjalani isolasi mandiri,” kata Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Magelang, Nanda Cahyadi Pribadi.

Baca Juga :  Jawab Polemik, Pemkab Magelang Tak Pernah Terbitkan Izin Pertambangan, Sekda Adi Waryanto : Itu kan Kewenangan Pemerintah Pusat  

Sementara tambahan pasien terkonfirmasi hari ini, kata Nanda, berasal dari 11 kecamatan. Terbanyak dari Kecamatan Grabag 13 dan Salaman 12 orang. Kemudian di Sawangan 7, Srumbung 6, Salam 5 dan Mungkid 3 orang.

Selain itu juga berasal dari Mertoyudan dan Secang, masing-masing dua orang, serta satu orang di Kajoran, Windusari dan Muntilan.

Baca Juga :  Tindakan Penyelamatan Aset Plaza Muntilan Telah Diwujudkan

Tambahan pasien sembuh, berasal dari kecamatan Sawangan 7 orang. Kemudian Borobudur 6, Tempuran 5, Tegalrejo 3, dan Ngluwar serta Srumbung 2 orang. Selain itu juga ada satu orang dari Mungkid, Kaliangkrik dan Candimulyo.

Terkait ini, kami minta kepada semua pihak agar tetap dan selalu menegakkan protokol kesehatan. Kami tegaskan sekali lagi, jika pandemi Covid-19 belum berakhir,” tegasnya.

Baca Juga :  Gelombang Penularan Covid-19 di Kabupaten Magelang Semakin Terasa Menggema, Grabag Jadi Wilayah dengan Penambahan Pasien Covid-19 Baru Tertinggi

Sementara pasien suspek, hari ini ada tambahan satu orang. Ia berasal dari Kecamatan Muntilan.

Dengan tambahan ini, jumlah totalnya menjadi 1.994 orang. Yakni 23 dirawat, 1.682 sembuh, 19 menjalani isolasi mandiri dan 270 selesai menjalani isolasi mandiri,” pungkasnya.F. Lusi