GROBOGAN.NEWS Solo

Gara-gara Lupa Tak Kunci Pintu Belakang, Rumah Guru di Kalijambe Sragen Dikuras Maling

Petugas Polsek Kalijambe saat melakukan olah TKP di lokasi guru yang dibobol pencuri, Rabu (19/5/2021) / Foto: Wardoyo
IMG 20210519 WA0044
Petugas Polsek Kalijambe saat melakukan olah TKP di lokasi guru yang dibobol pencuri, Rabu (19/5/2021) / Foto: Wardoyo

SRAGEN, GROBOGAN.NEWS – Gara-gara lupa mengunci pintu belakang, seorang guru bernama Ngatno (59) warga Dukuh Keden RT 14, Desa Keden, Kecamatan Kalijambe, Sragen ini bernasib sial.

Rumahnya kemasukan maling, yang berhasil menguras barang-barang berharga dan sejumlah uang hingga belasan juta rupiah. Peristiwa itu terjadi Rabu (19/5/2021) dini hari ketika penghuni rumah tidur lelap.

Beberapa barang yang berhasil  diembat maling antara lain handphone,  barang berharga dan uang tunai senilai jutaan rupiah.

Baca Juga :  Inilah Sejumlah Pembangunan Infrastruktur di Kota Solo yang Jadi Prioritas Wali Kota Gibran

Pencurian itu kali pertama diketahui sendiri oleh Ngatno sekitar pukul 03.00 WIB.

Saat itu ia baru bangun tidur dan hendak berjalan ke dapur. Pak Guru itu mendadak kaget melihat pintu belakang sudah terbuka. Hatinya makin berkecamuk saat melihat buku- buku juga berserakan di lantai dapur.

“Kemudian korban mengecek barang-barang yang ada di meja kerja yang berada di ruang tengah. Setelah dicek ternyata sejumlah barang berharga dan HP sudah hilang,” papar Kasubag Humas Polres Sragen, AKP Suwarso mewakili Kapolres Sragen, AKBP Yuswanto Ardi, Rabu (19/5/2021).

Baca Juga :  35 Santri Ponpes di Cepogo Boyolali Kena Virus Corona setelah Petinggi Ponpes Terima Tiga Tamu dari Kudus

Setelah dilakukan pengecekan, ternyata ada barang yang hilang berupa 3 buah HP (Merk Samsung A 51, Merk Samsung A70, dan Samsung A10S.

Kemudian satu buah laptop merk Asus warna hitam, sebuah jam tangan krepyak merk Alba warna emas dan uang tunai Rp. 3.000.000 juga amblas digasak pencuri.

Baca Juga :  Kasus Covid-19 Melonjak, Akses Menuju Objek Wisata Rowo Jombor Ditutup

Mendapati rumahnya sudah dibobol pencuri, korban langsung melaporkan kejadian itu ke Polsek Kalijambe. Dari laporan korban, akibat pencurian itu, ia mengalami kerugian mencapai Rp 15 juta.

“Saat ini masih dilakukan pendalaman dan penyelidikan. Dari Polsek sudah melakukan olah TKP setelah menerima laporan. Diduga pelaku masuk dengan melalui pintu belakang rumah yang ternyata lupa tidak dikunci. Wardoyo

Berita ini sudah dimuat di https://joglosemarnews.com/2021/05/awas-jangan-pernah-lupa-kunci-pintu-belakang-rumah-jika-tidak-ingin-bernasib-seperti-keluarga-guru-di-kalijambe-ini/