GROBOGAN.NEWS Umum Nasional

Menkes Budi Gunadi Tak Mau Berpolemik terkait Vaksin Nusantara, Sudah Percayakan ke BPOM

Ilustrasi vaksin Covid-19 atau virus corona / tempo.co

JAKARTA, GROBOGAN.NEWS – Di tengah polemik vaksin Nusantara yang belum mereda, bahkan kian meruncing, akhirnya Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin buka suara.

Namun Menkes hanya mengungkap sedikit komentar mengenai vaksin besutan mantan Menkes Terawan Agus Putranto.

Dalam sebuah diskusi virtual pada Minggu (18/4/2021), Menkes menyatakan bahwa dirinya lebih memilih fokus pada pendistribusian vaksin Covid-19 dan memastikan proses vaksinasi dapat merata.

Ia pun mengaku sebenarnya enggan berkomentar soal vaksin Nusantara.

Baca Juga :  13.891 Warga dari 6 Desa di Kalsel Lebaran di Pengungsian Karena Diterjang Banjir Bandang

“Itu sebabnya aku lebih banyak diam. Mesti mengurusi itu, padahal lebih baik aku lobi Pfizer (perusahaan farmasi AS). Ini bukan saatnya kita menghabiskan waktu untuk itu (polemik vaksin Nusantara),” kata Menkes.

Menkes mengungkapkan bahwa dirinya telah mempercayakan wewenang kepada Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) terkait vaksin Nusantara.

Selain itu, Menkes mengakui bahwa persoalan vaksin bukan bidang keahliannya, sehingga menurutnya hal tersebut lebih baik dibicarakan oleh para peneliti ilmiah dan bukan di media sosial.

Baca Juga :  Penyidik Senior dan Berintegritas KPK, Novel Baswedan Bicara Blak-blakan Soal Materi TWK yang Membuat Dirinya Tidak Lolos

“Aku sulit komentar. Ini sangat ilmiah. Lebih baik kita biarkan orang-orang di bidang itu yang berbicara. Saya nggak ngerti, jujur. Kalau saya komentar juga, harusnya ditanya ke ahlinya dan biarkan mereka berdebat di tataran ilmiah,” tambah Menteri Budi Gunadi.

Lebih lanjut, kata Menkes, BPOM dapat melaporkan temuannya terkait vaksin Nusantara langsung kepada Presiden Joko Widodo, dan bukan kepada dirinya sebagai Menkes.

Baca Juga :  Galang Kekuatan Negara Anggota OKI untuk Tekan Israel, Muhammadiyah Berharap pada Menlu Retno

“Kita maunya membereskan kedatangan vaksin dulu, vaksinasi bisa dilakukan dengan baik, dan kita siapkan vaksin-vaksin yang bagus,” pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, polemik vaksin Nusantara hingga kini masih berlanjut, setelah BPOM memutuskan untuk tidak memberikan izin untuk uji coba klinis tahap II karena menilai vaksin tersebut masih bermasalah.  Agni

Berita ini sudah dimuat di  https://joglosemarnews.com/2021/04/menkes-akhirnya-buka-suara-soal-vaksin-nusantara-mengaku-tak-paham-dan-serahkan-wewenang-ke-bpom/