GROBOGAN.NEWS Umum Nasional

PPKM Belum Efektif Turunkan Kasus Positif Covid-19, Presiden Minta Kapolri, Panglima TNI dan Menteri Agama Turun Tangan!

Presiden Joko Widodo umumkan enam menteri baru di Istana Negara, Selasa (22/12/2020). Foto: YouTube/Sekretariat Presiden

JAKARTA, GROBOGAN.NEWS – Kebijakan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) ternyata belum begitu efektif dan belum berdampak pada penurunnya kasus positif Covid-19 di tengah masyarakat.

Karena itu, Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, dan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas turun ke lapangan.

Dari hasil evaluasi, Presiden memandang PPKM berjalan tak efektif. Salah satu indikasinya, masih tingginya mobilitas masyarakat sehingga kurva Covid masih menanjak.

Baca Juga :  Kemenkeu: Pajak Pendidikan Tidak Dikenakan pada Semua Sekolah

“Mengenai PPKM 11-25 Januari, kita harus ngomong apa adanya, ini tidak efektif. Mobilitas masih tinggi karena kita memiliki indeks-nya, sehingga kasus Covid-19 di beberapa provinsi masih naik,” ujar Jokowi dalam video yang diunggah di kanal YouTube Sekretariat Presiden, Minggu (31/1/2021).

Padahal, Presiden mengatakan seharusnya esensi kebijakan ini adalah mengurangi atau bahkan mencegah mobilitas masyarakat. Oleh karena itu, ketegasan dan konsistensi dari penerapan kebijakan tersebut sangat dibutuhkan untuk memperoleh hasil yang diinginkan.

Baca Juga :  Kasus Penyelundupan Harley Davidson dan Sepeda Brompton, Eks Dirut Garuda Divonis 1 Tahun dan Denda Rp 300 Juta

Untuk itu, dalam penerapan Pemberalakuan Pembatasan Jilid II (26 Januari-8 Februari) ini, Presiden menginstruksikan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, dan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas terlibat dalam kebijakan ini.

“Yang ingin saya dengar adalah implementasi lapangannya seperti apa. Mungkin nanti Kementerian Agama melibatkan tokoh-tokoh agamanya seperti apa, TNI seperti apa, di Polri seperti apa dan Pak Menko nanti yang mungkin bisa men-drive agar ini betul-betul lapangannya terjadi,” kata Presiden.

Baca Juga :  Menkeu Sri Mulyani Tegaskan Pajak Sembako Tak Akan Diterapkan di Pasar Tradisional

Selain itu, Jokowi meminta jajaran terkait untuk turut melibatkan sebanyak-banyaknya pakar dan epidemiolog dalam PPKM jilid 2. Keterlibatan dan kerja sama para pakar bersama pemerintah diharapkan akan menghasilkan desain kebijakan yang lebih baik dan komprehensif. Daniel

Berita ini sudah dimuat di https://joglosemarnews.com/2021/02/ppkm-tak-efektif-presiden-jokowi-instruksikan-kapolri-panglima-tni-dan-menteri-agama-turun/