GROBOGAN.NEWS Grobogan

Disuntik Vaksin Sinovac Dosis Kedua, Bupati Sri Sumarni Lebih Percaya Diri

Bupati Grobogan Sri Sumarni menjalani pemeriksaan tekanan darah sebelum menjalani vaksinasi Covid-19 tahap kedua. Istimewa

PURWODADI, GROBOGAN.NEWS-Bupati Grobogan Sri Sumarni melaksanakan vaksinasi Covid-19 tahap kedua, Senin (8/2). Vaksinasi ini digelar di halaman RSUD dr. Soedjati Kota Purwidadi.

Selain Bupati Grobogan, Ketua DPRD Grobogan Agus Siswanto, dan Kasatlantas Polres Grobogan, AKP Sri Martini serta para pejabat terkait lainnya.

Usai menerima suntikan vaksin, Bupati Sri Sumarni kembali menegaskan, vaksin Sinovac aman dan tidak memiliki efek samping apapun. Buktinya, dirinya dalam fase suntik pertama dan kedua tidak ada keluhan apapun.

Baca Juga :  Kasus Covid-19 Melonjak, Sekda Grobogan Minta Seluruh Elemen Masyarakat Dukung Gerakan “Grobogan di Rumah Saja”

Sri Sumarni merasa bersyukur usai divaksin dosis kedua. Ia kembali menegaskan vaksin tersebut aman dan halal.

“Alhamdulillah, vaksinasi dosis pertama dan kedua berjalan lancar. Saya merasa lebih percaya diri. Tapi bukan berarti kemudian protokol kesehatannya boleh lalai. Harus tetap patuh protkes yang ada. Vaksin ini aman dan halal, jadi jangan takut, jangan lagi ragu-ragu,” Bupati Sri Sumarni.

Baca Juga :  Hari ini Gerakan Grobogan Satu Hari di Rumah Saja Diberlakukan, Inilah Ketentuannya

Sri menjelaskan mengingatkan, vaksinasi tak membuat masyarakat serta merta kebal terhadap Covid-19. Masyarakat harus tetap menjaga kesehatan agar tak mudah terserang virus.

“Kalau badan kita tidak fit, walaupun sudah divaksin, bisa saja kita terserang dan kena virus. Tapi dampak dan risikonya tidak seberat yang belum divaksin,” lanjutnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Grobogan dr Slamet Widodo yang pada tahap pertama ikut vaksinasi setelah hari pencanangan, akan mengikuti vaksinasi tahap kedua pada Selasa (9/2) besok.

Baca Juga :  Kekhawatiran Grobogan Jadi Zona Merah Covid-19 Terbukti, Pasien Covid-19 di Grobogan Tembus 4.000 Kasus

Dokter Slamet menjelaskan, setelah vaksinasi nakes, vaksinasi selanjutnya adalah anggota TNI, Polri, Kejaksaan, anggota DPRD, OPD, pelayanan publik, para guru dan tokoh masyarakat

Menurut dia, sesuai dengan rencana, vaksinasi tahap II untuk pelayanan publik akan dilaksanakan pada 22-28 Februari 2021.

“Saat ini sedang dalam pendataan, semoga empat hari ke depan selesai,” terang dia. Arya