GROBOGAN.NEWS Solo

Terdampak PPKM, Pedagang Angkringan dan HIK Sragen Megap-megap

Ilustrasi memakai masker saat pandemi virus corona. Pixabay

SRAGEN, GROBOGAN.NEWS – Para pedagang angkringan atau HIK di Kabupaten Sragen merasa keberatan dengan pembatasan jam operasional yang ditetapkan oleh pemerintah.

Jeritan itu disuarakan lewat LSM Kompak HAM Sragen. Pada prinsipnya, mereka mengeluhkan pembatasan operasional sampai jam 19.00 WIB yang dinilai sangat memberatkan pelaku angkringan.

Hal itu diungkapkan Ketua Kompak HAM Sragen, Dalimin, Kamis (21/1/2021). Kepada JOGLOSEMARNEWS.COM , ia mengatakan secara prinsip pihaknya tak mempersoalkan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) atau pembatasan sosial berskala besar (PSBB).

Baca Juga :  Guru SMKN 1 Gondang, Sragen Meninggal Covid-19. Sekeluarga Juga Terpapar

Hanya saja, perlu ada kajian ulang terutama terkait pembatasan jam operasional bagi pelaku UMKM seperti warung HIK dan angkringan.

“Banyak pedagang kecil seperti angkringan yang keberatan karena biasanya buka sore sampai malam. Tapi sekarang dibatasi hanya boleh sampai jam 19.00 WIB. Pembatasan ini yang kami kurang setuju,” paparnya.

Dalimin menguraikan seharusnya ada kebijakan atau aturan khusus bagi pedagang angkringan atau HIK selama PPKM. Misalnya dengan penerapan pembatasan maksimal jumlah pengunjung.

Baca Juga :  Puluhan Pasien Covid-19 Meninggal, Sekda Sragen Minta Warga untuk Jujur

Kemudian bagi yang datang wajib pakai masker dan jika makan harus jaga jarak dan sebagainya. Selain itu, di angkringan biasanya juga sebagian pengunjung datangnya mbanyu mili sehingga kecil kemungkinan terjadi kerumunan.

“Bukan malah dibatasi waktu buka padahal yang namanya angkringan itu pengunjungnya mbanyu mili dan tidak ada kerumunan,” terangnya.

Menurutnya, kebijakan pembatasan jam sampai pukul 19.00 WIB itu banyak dikeluhkan. Di Sragen jumlah pelaku angkringan dan HIK cukup banyak.

“Terus terang pembatasan jam itu sangat memberatkan orang kecil. Harapan kami mohon bagi pemangku kebijakan, bisa mengkaji ulang. Kalau bikin aturan jangan mengacu hukum saja tapi mohon juga diperhatikan aspek hak asasi manusianya (HAM),” tuturnya.

Baca Juga :  Polres Sragen Tangkap 2 Provokator Demo, Kapolres Imbau Warga Tak Terprovokasi

Sebelumnya, Pemkab melalui Bupati menerbitkan SE dan Instruksi Bupati terkait aturan pembatasan jam operasional pelaku usaha selama PPKM 11-25 Januari 2021. Salah satunya pembatasan jam operasional sampai pukul 19.00 WIB. Wardoyo

Berita ini sudah dimuat di  https://joglosemarnews.com/2021/01/pedagang-angkringan-dan-hik-sragen-menjerit-terdampak-ppkm-kompak-ham-desak-pemkab-kaji-ulang-batas-operasional-sampai-jam-19-00-wib/