GROBOGAN.NEWS Umum Nasional

Didiek Hartantyo Kembali Ditunjuk Menteri Erick Thohir Jadi Dirut KAI

Menteri BUMN Erick Thohir (ketiga kiri) didampingi (dari kiri) Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo, Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero) Didiek Hartantyo dan Direktur Utama PT MRT Jakarta William P Sabandar saat Peresmian Stasiun Terpadu di Stasiun Tanah Abang, Jakarta, Rabu, 17 Juni 2020. TEMPO/Hilman Fathurrahman W

JAKARTA, GROBOGAN.NEWS-Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir kembali menunjuk Didiek Hartantyo menjadi Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI.

Pengangkatan Didiek secara resmi tertuang dalam Surat Keputusan Menteri BUMN Nomor SK-28/MBU/01/2021 tertarikh 25 Januari 2021.

“Kami mengucapkan selamat kepada Direktur Utama KAI Bpk Didiek Hartantyo yang diangkat kembali untuk memimpin KAI. Semoga terus menorehkan prestasi serta membawa kemajuan bagi perkeretaapian Indonesia,” ujar Corporate Secretary PT KAI R. Dadan Rudiansyah dalam keterangannya, Selasa, (26/1/2021).

Baca Juga :  Kasus Obat Invermectin, ICW Endus Adanya Indikasi Keruk Keuntungan di Masa Pandemi Covid-19

Didiek menjadi Direktur Utama KAI sejak 2020. Pada periode pengangkatannya yang pertama, ia menggantikan Edi Sukmoro yang telah menjabat di perusahaan pelat merah tersebut sejak 2014.

Sebelum menjadi direktur utama, Didiek merupakan Direktur Keuangan KAI.

Baca Juga :  Pegawai KPK yang Masih Dapat Dibina, Ternyata Emoh Ikuti Diklat Bela Negara

Selain mengangkat kembali Didiek, Erick memberhentikan Apriyono Wedi Chresnanto sebagai Direktur Operasi dan Azahari sebagai Direktur Pengelolaan Sarana. Kedua direksi BUMN itu telah memasuki purna-jabatan.

Dadan mengatakan KAI berterima kasih kepada Apriyono dan Azahari yang telah mengabdikan diri kepada perseroan. “Kami mengucapkan terima kasih atas pengabdian dan dedikasinya selama ini kepada KAI dalam rangka turut memajukan perkeretapian Indonesia,” ujar Dadan.

Baca Juga :  Di Tengah Pandemi Covid-19,  Kantor BPOM di Jakarta Malah  Terbakar

tempo logo