GROBOGAN.NEWS Semarang

Tenaga Kesehatan Telah Laksanakan Vaksinasi Covid-19, Bupati Kendal Terpilih Ikut Divaksin

Tenaga  kesehatan UPTD Puskesmas Kendal II menjalani vaksinasi Covid-19. Ist

KENDAL, GROBOGAN.NEWS-Pelaksanaan vaksinasi virus corona atau Covid-19 di Kabupaten Kendal telah dilaksanakan. Sebelumnya, UPTD Puskesmas Kendal II menerima vaksin Covid-19 pada Minggu (24/1/2021).

Pada Senin (25/1) kemudian dilaksanakan vaksinasi kepada tenaga kesehatan (Nakes) di lingkungan UPTD Puskesmas Kendal II.

“Kemarin kami mendapatkan informasi telah mendapatkan vaksinasi yang diperuntukan kepada 32 orang tenaga kesehatan. Pada hari Senin kami telah melaksanakan vaksinasi kepada tenaga kesehatan yang berada di lingkungan Puskesmas Kendal II,” terang Kepala Puskesmas Kendal II, drg. Sahadatin.

“Ada 64 vaksin yang diberikan kepada nakes yang akan dilakukan dua kali. Tahap pertama pada tanggal 25-28 Januari dan tanggal 8-11 Februari 2021,” terang dia.

“Kemudian pada pelaksanaan vaksinasi ini, petugas kami telah berkoordinasi dengan tim pencanangan vaksinasi Kabupaten Kendal dengan membagi petugas menjadi dua tim, yaitu tim untuk vaksinasi dan tim untuk penanganan Kejadian Ikutan Paska Imunisasi (KIPI),” sambung Kepala Puskesmas Kendal II.

Lebih lanjut,  drg. Sahadatin mengatakan, dalam proses vaksinasi pihaknya telah menyiapkan 4 meja, yang mana setiap meja sudah ada petugas yang berfungsi menanyakan terkait kesehatan sebelum divaksin.

Baca Juga :  HIPSI Fokus Kembangkan Sektor Perekonomian di Lingkungan Pesantren

Meja pertama untuk pendaftaran dan verifikasi, meja dua pemeriksaan kesehatan, meja tiga pemberian vaksinasi, dan meja empat untuk evaluasi selama 30 menit apakah ada keluhan atau kejala setelah dilaksanakan vaksinasi.

“Kami meminta agar seluruh Nakes UPTD Puskesmas Kendal II dan masyarakat harus tetap menerapkan protokol kesehatan, karena vaksinasi bukan berati bebas dari Covid-19, tetapi gejala yang ditimbulkan bisa lebih ringan, sehingga harus tetap mematuhi protokol kesehatan,” terang dia

“Saya baru saja divaksin, jangan takut tidak sakit, mari kita sukseskan vaksinasi Covid-19 agar kesehatan masyarakat Indonesia pulih sehingga ekonimi akan bangkit,” imbuh drg. Sahadatin.

Sebelumnya diberitakan, dalam mewujudkan rasa percaya kepada masyarakat, Forkopimda menjadi yang pertama dalam melakukan vaksinasi Covid-19 dengan vaksin Corona Sinovac di RSUD dr. Soewondo Kendal, Senin (25/1), kemarin.

Adapun yang turut serta melakukan vaksin diantaranya adalah Kapolres Kendal, Dandim 0715 Kendal, Ketua DPRD Kendal, Ketua IDI, Kepala Dinas Kesehatan Kendal tokoh agama serta turut ikut serta Bupati Terpilih Kendal yang mewakili Tokoh Masyarakat.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kendal Ferinando Rad Bonay mengatakan, peserta vaksinasi terlebih dahulu harus melakukan tahapan pemeriksaan dan harus dinyatakan sehat, dari pemeriksaan terdapat beberapa yang tidak bisa dilakukan vaksin.

Baca Juga :  Permudah Layanan Pembayaran PBB, Pemkot Salatiga Gandeng Toko Modern

“Vaksinasi harus dalam kondisi sehat terutama tensi harus normal, tadi untuk pak Kajari dan Sekda Kendal mengalami tensi diatas ketentuan sehingga tahap pertama tidak dilakukan penyuntikan vaksin termasuk wakil bupati kendal lantaran usia berada di atas 59 juga tidak di vaksin,” jelas Ferinando Rad Bonay.

Sementara itu untuk pelaksanaan vaksinasi tahap berikutnya akan dilaksanakan tanggal 8 hingga 11 Februari 2021.

Tahapan vaksinasi dilakukan kepada tenaga kesehatan sebanyak  3.540 orang.

Dari data sebanyak itu yang sudah mengantongi e-tiket vaksinasi sementara ini baru 2.325 orang.

Sehingga pihak Dinas Kesehatan kini tengah memproses tenaga kesehatan yang belum mempunyai e-tiket vaksinasi ke Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

D isisi lain Wakil Bupati Kendal Masrur Masykur menjelaskan, bahwa kegiatan vaksin secara medis bisa telah diperhitungkan dengan baik bahkan tahap pelaksanaan kepada pihak yang akan divaksin harus dinyatakan sehat, Sehingga masyarakat tidak perlu khawatir dengan pelaksanaan vaksinasi.

“Sebelum pelaksanaan vaksin, terlebih dulu dilakukan screening kesehatan atau cek kesehatan, karena orang yang divaksin harus memenuhi syarat kesehatannya dan untuk pelaksanaan vaksin akan dilakukan di 38 lokasi, yaitu 30 Puskesmas, 5 rumah sakit dan 3 klinik,” ujar Wakil Bupati Kendal.

Baca Juga :  Monitoring Posko Penanganan Covid-19 Tingkat Desa dan Kelurahan Terus Diperketat

Sementara itu, Bupati Kendal terpilih Dico M Ganinduto mengapresiasi seluruh tenaga kesehatan dan dokter yang sudah berjuang di garis depan saat pandemi Covid-19.

“Vaksinasi Covid-19 ini, merupakan harapan kita semua. Karena sudah dilakukan uji klinis dan melalui prosedur yang ada, serta aman bagi kesehatan,” terangnya.

Dico berharap, seluruh masyarakat Kendal ikut serta menyukseskan program dari pemerintah pusat.

Sehingga, nantinya dapat beraktivitas secara normal kembali dan memberi dampak pada pulihnya perekonomian.

Di hari yang sama, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo juga meninjau vaksinasi di Puskesmas Kaliwungu, Puskesmas Brangsong II dan RSUD dr Soewondo Kendal.

Ganjar berpesan, kepada pihak rumah sakit, agar proses vaksinasi dalam sehari dapat melayani 200 orang.

Hal tersebut ditekankan, agar dalam tiga hari ke depan dapat selesai vaksinasi untuk seluruh tenaga kesehatan.

Ganjar juga meminta para nakes untuk tetap menjaga kesehatan meskipun sudah mendapat vaksin pertama.Purwanto