GROBOGAN.NEWS Umum Nasional

Memasuki Tahun 2021, Presiden Jokowi Berharap Indonesia Bangkit dari Pandemi

Presiden Joko Widodo mengumumkan menteri baru di Istana Negara, Selasa (22/12/2020). Foto: YouTube/Sekretariat Presiden

JAKARTA, GROBOGAN.NEWS-Memasuki tahun baru 2021, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mendorong masyarakat Indonesia harus bangkit dan mengakhiri pandemi Covid-19.

Hal itu diungkapkan oleh Jokowi dalam pidatonya yang ditayangkan di kanal YouTube Sekretariat Presiden, Kamis (31/12/2020) malam.

Presiden Jokowi menyebut bangsa Indonesia harus bersyukur bisa melalui tahun 2020 ini, dan menyongsong tahun baru 2021.

“Kita semua mencatat 2020 sebagai tahun ujian yang amat berat. Alhamdulillah kita mampu menghadapinya dengan ketegaran. Kita mampu beradaptasi dengan cara-cara baru agar wabah ini bisa kita atasi dan permasalahan perekonomian bisa kita selesaikan satu demi satu,” ujar Jokowi.

Baca Juga :  Presiden Jokowi hingga Raffi Ahmad Jalani Vaksinasi Covid-19 di Istana Merdeka. Jokowi: Tidak Terasa Sama Sekali

Memasuki 2021, Jokowi meyakini Indonesia mampu bangkit, melakukan inovasi, dan pemulihan ekonomi.

“Pemerintah akan terus bekerja keras mengendalikan kasus Covid-19. Vaksinasi juga akan segera dilakukan di pertengahan Januari 2021 untuk mencapai kekebalan komunal, sehingga penyebaran Covid-19 bisa kita hentikan,” ujar Jokowi.

Baca Juga :  15 Juta Dosis Vaksin Covid-19 Berbentuk Bahan Baku Tiba di Indonesia. Total Sudah Ada 18 Juta Dosis Vaksin Sinovac Asal China di Indonesia

Kepala negara tak henti meminta semua warga negara disiplin menaati protokol kesehatan dengan memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan.

“Jangan lengah, jangan menganggap remeh. Dengan kesehatan masyarakat yang pulih, kepercayaan dunia meningkat, maka pemulihan ekonomi akan terjadi di tahun 2021,” ujar Jokowi.

“Selamat Tahun Baru 2021, semoga Tuhan Yang Maha Esa memberikan rahmat dan hidayah-Nya kepada kita semua,” imbuh dia. JOGLOSEMARNEWS.COM

Baca Juga :  Sehari Tambah 12.818 Kasus Baru Positif Covid-19, Indonesia Masih Jadi yang Tertinggi di Asia Tenggara. Pasien Sembuh Bertambah 7.491 Orang

tempo logo