PEKALONGAN, GROBOGAN.NEWS-Gelombang penyebaran virus corona atau Covid-19 di Kota Pekalongan masih terasa menggema. D

Pada akhir bulan November hingga awal Bulan Desember, tercatat Kota Pekalongan, mengalami kenaikan angka Covid-19, yang tinggi.

Tim Gugus Tugas Kota Pekalongan, mencatat  ada temuan 186 kasus baru. Penambahan kasus yang tinggi inilah membuat Kota Pekalongan, masuk zona merah.

Hal tersebut seperti apa yang disampaikan Wali Kota Pekalongan, HM Saelany Machfudz,  dalam rapat evaluasi Penanganan Covid-19, Pemerintah Kota Pekalongan bersama jajaran Forkopimda di Ruang Kresna Setda, Kota Pekalongan, belum lama ini.

Menurutnya, dari tanggal 23 November hingga 1 Desember kemarin, kasus terkonfirmasi positif mencapai 186 kasus. Selain itu,  angka kematian kasus Covid-19 juga naik mencapai 16 kasus.

“Sehingga dengan peningkatan jumlah tersebut mengantarkan Kota Pekalongan masuk zona merah. Beberapa upaya kami lakukan penanganan kesehatan, edukasi dan sosialisasi dan penegakkan hukum melalui operasi yustisi yang rutin digelar Satgas Tingkat Kota,” jelasnya.

Gelar rapat evaluasi ini, menurut Saelany dilaksanakan sebagai upaya mencari langkah penanganan perkembangan Covid-19 di Kota Pekalongan yang semakin hari kian memprihatinkan.

Halaman:
‹‹   1   2   3   Baca Selanjutnya ›   ››   All