GROBOGAN.NEWS Semarang

Kecelakaan Kembali Terjadi di Jalan Lingkar Salatiga Libatkan Truk dan Colt T  

Petugas Satlantas Polres Salatiga tengah melaksanakan proses evakuasi kendaraan yang terlibat kecelakaan di JLS pada Sabtu (5/12) kemarin. Foto : Istimewa

SALATIGA, GROBOGAN.NEWS-Peristiwa kecelakaan kembali terjadi di jalur Jalan Lingkar Salatiga (JLS). Kecelakaan yang terjadi di putaran atas Kelurahan Kumpulrejo Kecamatan Argomulyo Kota Salatiga, pada Sabtu (5/12) pagi sekira pukul 06.30 WIB melbatkan truk dengan mobil Colt T.

Data yang dihimpun menyebutkan, tidak ada korban jiwa akibat kecelakaan ini, hanya saja tiga orang yang terlibat kecelakaan mengalami luka ringan.

Kronologi kecelakaan berawal saat Colt T120SS  nopol AA 8285 YB yang dikemudikan   Muhamad Aktomi Sidik (24) warga Jambu RT 01  RW 08 Jambu Kidul Ceper Kabupaten Klaten, dengan truk Isuzu Nopol K 1394 LS yang dikemudikan Abdul Rosyid (41) warga  Kedalon RT 3  RW 1 Kecamatan Batangan Kabupaten Pati.

Kasubbag Humas Polres Salatiga Kompol Imam Djoko Lelono SH saat dikonfirmasi mengungkapkan, kejadian berawal ketika  Colt T120SS melaju dari arah Solo menuju ke arah Semarang, sesampai di lokasi kejadian ada seorang relawan penyebrang jalan (Pak Ogah) bernama Firman Agung yang sedang membantu mengatur arus lalu lintas.

Baca Juga :  Ribuan Liter Cairan Disinfektan Kembali Disemprotan Di Sarana Publik

“Sehingga saat bersamaan dari arah Semarang menuju Solo melaju truk Isuzu yang hendak berbelok arah ke kanan. Karena jarak yang sudah dekat dan tidak bisa saling menghindar kemudian terjadi kecelakaan lalu lintas,”jelasnya.

Disampaikan Kompol Djoko lebih detail, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut dan hanya menderita luka ringan.

“Tiga korban hanya menderita luka ringan pada bagian pelipis lecet, perut, kaki kiri dan kanan lecet serta ada yang lecet pada bagian wajah. Ketiganya langsung dilarikan ke RSUD Salatiga untuk menjalani perawatan medis,” imbuh dia.

Pemeliharaan kendaraan secara optimal merupakan langkah pertama supaya Anda bisa terhindar dari kecelakaan lalu lintas. Perawatan yang dilakukan pun tak bisa asal.

Baca Juga :  Pembangunan Pasar Johar Selatan dan Pasar Kanjengan Harus Dipercepat, DPRD Kota Semarang Terima Audiensi PPJCB

Sebab, akan berdampak pada seberapa panjang usia mobil bisa tetap layak pakai. Kalau perawatannya cenderung asal, performa si kuda besi pun akan berkurang.

Bahkan lebih parahnya, mobil akan terkendala saat dalam perjalanan sehingga bisa membahayakan diri sendiri dan pengemudi lainnya.

Kecelakaan angkutan barang dan penumpang sering terjadi karena pengemudi terlalu lelah dalam perjalanan. Padahal kebugaran menjadi hal yang penting untuk konsentrasi pengemudi.

Perilaku mereka untuk mengejar waktu agar cepat sampai tujuan yang kadang menjadi tingkat terjadi kecelakaan semakin tinggi.

Penting untuk dipahami, kecelakaan lalu lintas seperti di kawasan ruas JLS merupakan suatu kejadian yang tentu tidak diharapkan terjadi oleh semua orang.

Namun, pada kenyataannya masih ada orang yang tidak mengutamakan keselamatan selama mengemudi, mulai dari tidak memeriksa kendaraan sebelum beraktivitas sampai memacu kendaraan melebihi batas normal.

Baca Juga :  Badan Hukum Perumda BPR Bank Salatiga Diresmikan, Yuliyanto Paparkan Makna Logo Baru

Kecelakaan yang terjadi tentunya tidak hanya akibat kelalaian pengemudi saja, namun bisa juga karena kelalaian orang lain yang turut menggunakan jalan yang sama. Itulah sebabnya penting bagi tiap pengemudi untuk mencegah terjadinya kecelakaan tersebut.

Salah satu cara mengantisipasi kecelakaan lalu lintas adalah dengan rutin mengecek kendaraan terutama pada ban kendaraan.

Di sisi lain, pemeliharaan kendaraan secara optimal merupakan langkah pertama supaya Anda bisa terhindar dari kecelakaan lalu lintas. Perawatan yang dilakukan pun tak bisa asal. Sebab, akan berdampak pada seberapa panjang usia mobil bisa tetap layak pakai.

Kalau perawatannya cenderung asal, performa si kuda besi pun akan berkurang. Bahkan lebih parahnya, mobil akan terkendala saat dalam perjalanan sehingga bisa membahayakan diri sendiri dan pengemudi lainnya. P Yoga