JEPARA, GROBOGAN.NEWS-Misteri penemuan mayat yang tergeletak di area persawahan Desa Tigajuru, Kecamatan Mayong, Kabupaten Jepara pada Kamis 26 November 2020 terungkap.

Mayat yang ditemukan penuh dengan luka bekas penganiayaan tersebut teridentifikasi bernama Dyan Eko Prabowo (29).

Dipastikan, Dyan Eko merupakan korban pembunuhan sadis.
Kini, Jajaran Satreskrim Polres Jepara telah berhasil meringkus para pelakunya.

Kasatreskrim Polres Jepara Ajun Komisaris Polisi (AKP) Djohan Andika mengungkapkan, penangkapan terhadap para pelaku berawal setelah berhasil meringkus AS, 22 tahun. Satu pelaku ini ditangkap di Bandara Ahmad Yani Semarang saat berupaya melarikan diri, Senin (30/11) lalu.

Setelah penangkapan AS, pihaknya melakukan pengembangan lebih mendalam. Muncul sejumlah nama yang diduga menjadi pelaku di kasus pembunuhan Dyan Eko Prabowo. Mereka adalah MZ, 18 tahun; VDA, 20 tahun, dan IA 20 tahun.

“Tiga pelaku lain menyerahkan diri dengan diantar orang tuanya. Tiga pelaku yakni MZ, VDA dan IA menyerahkan diri tak lama usai penangkapan AS,” jelas dia, kemarin.

Diungkapkan oleh Kasatreskrim lebih detail, MZ merupakan warga Kecamatan Mayong, Jepara, dan IA, warga Kecamatan Jati, Kudus menyerahkan diri pada Selasa, 1 Desember 2020. Sementara VDA, warga Kecamatan Mayong, Jepara, menyerahkan diri pada Rabu, 2 Desember 2020.

Halaman:
1   2   All