GROBOGAN.NEWS Umum Nasional

Ini Sejumlah Vaksin Covid-19 yang Akan Segera Diuji Klinis di Indonesia

Ilustrasi vaksin Covid-19 / tempo.co
images
Ilustrasi vaksin Covid-19 / tempo.co

JAKARTA, GROBOGAN.NEWS – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) memastikan bahwa sejumlah produk vaksin Covid-19 seperti Pfizer, Sputnik, dan Astrazeneca segera akan melalui uji klinis di Indonesia.

Terkait dengam hal itu, Kepala BPOM, Penny K. Lukito mengatakan, BPOM telah berkomunikasi dengan produsen vaksin untuk penggunaan produk tersebut sebagai bahan pengujian.

“Sudah ada beberapa vaksin yang mulai komunikasi dengan BPOM. Kami siap mendampingi penelitian sampai hilirisasinya,” kata Penny dalam konferensi pers yang digelar secara virtual pada Kamis (1/11/2020).

Baca Juga :  13.891 Warga dari 6 Desa di Kalsel Lebaran di Pengungsian Karena Diterjang Banjir Bandang

Moderna, Penny menyatakan belum ada rencana uji klinis di dalam negeri. Vaksin Moderna adalah anti-virus yang diklaim memiliki efektivitas sampai 94,5 persen untuk melawan corona.

Sebagai persiapan pengujian vaksin Pfizer, Sputnik, dan Astrazeneca, BPOM akan mengeluarkan izin penggunaan bila syarat-syaratnya terpenuhi. Izin penggunaan ini berbeda dengan izin edar.

Baca Juga :  Dinonaktifkan Bersama 74 Pegawai Lainnya, Kasatgas Penyelidikan KPK: Kami Siap Lawan

Penny pun meminta industri farmasi mempersiapkan fasilitas untuk memproduksi vaksin-vaksin yang mungkin lolos uji.

“BPOM mendampingi (industri) agar mendapatkan (hasil) yang baik,” ucapnya.

Saat ini, baru ada satu vaksin yang dipastikan masuk ke Indonesia dan akan segera memperoleh izin emergency use of authorization atau EUA, yakni vaksin Sinovac. Sinovac adalah vaksin produksi Sinovac Biotech asal Cina yang bekerja sama dengan PT Bio Farma (Persero).

Baca Juga :  Dituding Jadi Pemicu Kasus Kerumunan di Petamburan, Rizieq Shihab Dituntut 2 Tahun Penjara

Vaksin Sinovac sedang melalui uji coba tahap ketiga yang berlangsung sejak Agustus lalu. Hingga kini, sebanyak 1.620 relawan uji klinis telah menerima suntikan pertama vaksin (hari ke-0) dan 1.603 relawan telah menerima suntikan kedua (hari ke-14). Daniel

Berita ini sudah tayang di https://joglosemarnews.com/2020/11/447106/