GROBOGAN.NEWS Solo

Guru TK dan Motornya Terpental Dihantam KA Argowilis di Sukoharjo, Akhirnya Tewas

Ilustrasi mayat / pixabay
images 11
Ilustrasi mayat / pixabay

SUKOHARJO, GROBOGAN.NEWS – Seorang guru TK bernasib nahas pada Jumat (13/11/2020). Ia meregang nyawa setelah dihantam kereta api (KA) di perbatasan Desa Mayang, Kecamatan Gatak dan Desa Purbayan, Kecamatan Baki, Sukoharjo.

Informasi yang dihimpun, korban yang merupakan pengendara motor adalah Solikhah (37). Dia diketahui sebagai guru TK tewas tertabrak kereta api Argo Wilis.

Baca Juga :  Lebaran di Sragen Diwarnai Penambahan Kasus Positif Covid-19. Bertambah 48 Kasus dan 2 Orang Meninggal

Lokasi kejadian adalah di perlintasan kereta api tanpa palang pintu.

Korban mengendarai sepeda motor jenis metik Yamaha Mio merah bernomor polisi AD 2959 M. Korban diketahui mengendarai sepedanya seorang diri.

Menurut relawan dari Untung Surapati, Kelvin, pengendara motor melintas dari arah timur Baki ke arah barat Gatak. Sementara kereta api dari arah Solo ke Yogyakarta.

Baca Juga :  Sosok Pembakar Rumah Orangtua di Sragen, Ternyata Sudah 10 Tahun Alami Gangguan Jiwa

“Kejadian tersebut sekitar pukul 10.45 WIB,” jelas dia.

Sementara keterangan warga sekitar, korban sempat berjalan pelan saat menyeberang rel kereta tersebut. Sementara KA berjalan cukup cepat.

“Keretanya sempat membunyikan bel panjang,” kata salah seorang warga.

Baca Juga :  Heboh, Pemuda Asal Sragen Ini Tiba-tiba Mengamuk dan Membakar Rumah Orangtuanya Sendiri

Namun, kendati jarak sudah dekat, korban tidak bisa menghindari KA yang melaju kencang. Akibatnya dia dan motornya tertabrak dan terseret hingga puluhan meter.

Korban dan motornya sempat terpental sejauh 20 meter. Korban meninggal dilokasi kejadian. Jenazah korban kemudian dibawa ke RSUD Ir. Soekarno Sukoharjo. A Antok