GROBOGAN.NEWS Solo

Guru TK dan Motornya Terpental Dihantam KA Argowilis di Sukoharjo, Akhirnya Tewas

Ilustrasi mayat / pixabay
images 11
Ilustrasi mayat / pixabay

SUKOHARJO, GROBOGAN.NEWS – Seorang guru TK bernasib nahas pada Jumat (13/11/2020). Ia meregang nyawa setelah dihantam kereta api (KA) di perbatasan Desa Mayang, Kecamatan Gatak dan Desa Purbayan, Kecamatan Baki, Sukoharjo.

Informasi yang dihimpun, korban yang merupakan pengendara motor adalah Solikhah (37). Dia diketahui sebagai guru TK tewas tertabrak kereta api Argo Wilis.

Lokasi kejadian adalah di perlintasan kereta api tanpa palang pintu.

Baca Juga :  Sempat Oranye, Status Sragen Kembali Merah! Jumlah Meninggal Covid-19 Sudah Capai 225 Orang

Korban mengendarai sepeda motor jenis metik Yamaha Mio merah bernomor polisi AD 2959 M. Korban diketahui mengendarai sepedanya seorang diri.

Menurut relawan dari Untung Surapati, Kelvin, pengendara motor melintas dari arah timur Baki ke arah barat Gatak. Sementara kereta api dari arah Solo ke Yogyakarta.

“Kejadian tersebut sekitar pukul 10.45 WIB,” jelas dia.

Sementara keterangan warga sekitar, korban sempat berjalan pelan saat menyeberang rel kereta tersebut. Sementara KA berjalan cukup cepat.

Baca Juga :  2 Mahasiswi Asal Sragen Terkapar Jadi Korban Tabrak Lari

“Keretanya sempat membunyikan bel panjang,” kata salah seorang warga.

Namun, kendati jarak sudah dekat, korban tidak bisa menghindari KA yang melaju kencang. Akibatnya dia dan motornya tertabrak dan terseret hingga puluhan meter.

Korban dan motornya sempat terpental sejauh 20 meter. Korban meninggal dilokasi kejadian. Jenazah korban kemudian dibawa ke RSUD Ir. Soekarno Sukoharjo. A Antok