GROBOGAN.NEWS Umum Nasional

Dua Kapolda Dicopot Gara-gara Dianggap Tak Mampu Cegah Kerumunan di Rumah Rizieq Shihab

Kadiv Humas Polri Inspektur Jenderal Polisi Argo Yuwono. Foto: Dok. Polri

JAKARTA, GROBOGAN.NEWS  – Kapolda Jawa Barat, Inspektur Jenderal Rudy Sufahradi Novianto dan Kapolda Metro Jaya, Inspektur Jenderal Nana Sudjana terkena dampak dari kerumunan di rumah imam besar FPI, Rizieq Shihab.

Kepala Polri, Jenderal Idham Azis mencopot keduanya lantaran dinilai tidak mampu mengantisipasi terjadinya kerumunan dalam rangkaian acara di kediaman pemimpin FPI, Rizieq Shihab.

Baca Juga :  Budiman Sudjatmiko Ditunjuk Jadi Komisaris Independen PT Perkebunan Nusantara V, Inilah Yang Akan Dilakukan

Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Mabes Polri Inspektur Jenderal Argo Yuwono mengatakan, Nana dan Heru dicopot lantaran tidak melaksanakan perintah terkait pengamanan protokol kesehatan.

“Ada dua Kapolda yang tidak melaksanakan perintah dalam menegakkan protokol kesehatan, maka diberikan sanksi berupa pencopotan yaitu Kapolda Metro Jaya dan Kapolda Jawa Barat,” ujar Argo di kantornya, Jakarta Selatan pada Senin (16/11/2020).

Baca Juga :  Ambroncius Nababan Jalani Pemeriksaan Setelah Ditetapkan Jadi Tersangka Kasus Rasisme

Posisi Kepala Kepolisian Daerah Metro Jaya akan diisi oleh Inspektur Jenderal Fadil Imran. Sedangkan posisi Rudy bakal digantikan Inspektur Jenderal Ahmad Dofiri.

Nana Sudjana menjadi Kapolda Metro Jaya pada akhir Desember 2019. Sebelumnya, ia merupakan Kepala Kepolisian Daerah NTB. Daniel

Baca Juga :  Didiek Hartantyo Kembali Ditunjuk Menteri Erick Thohir Jadi Dirut KAI

Berita ini sudah tayang di https://joglosemarnews.com/2020/11/kerumunan-di-rumah-rizieq-shihab-berbuntut-pencopotan-kapolda-metro-jaya-dan-kapolda-jabar/