2,67 Juta Orang Bakal Menganggur di Tahun 2020 Akibat Covid-19

Ilustrasi pengangguran / pixabay
  • Bagikan

JAKARTA, GROBOGAN.NEWS – Sektor ketenagakerjaan menjadi salah satu sektor yang sangat terdampak oleh pandemi Covid-19, sebagai akibat lanjutan dari ekonomi yang terpuruk.

Banyak perusahaan yang terpaksa gulung tikar akibat pandemi, sementara yang bertahan, tak jarang harus melakukan pengurangan tenaga kerja. Akibatnya, banyak orang menjadi kehilangan pekerjaan alias pengangguran.

Dampak tersebut juga dirasakan di Indonesia, di mana jumlah pengangguran di Tanah Air diprediksi akan bertambah 2,67 juta orang selama tahun 2020, sebagian besar disebabkan oleh pandemi.

Baca Juga :  Kapolri Bakal Tindak Tegas Anggotanya yang Lakukan Pelanggaran Saat Bertugas

“Dengan demikian tahun 2020 ini lapangan kerja yang tercipta pun terbatas bahkan cenderung menyusut,” ujar Direktur Tenaga Kerja dan Perluasan Kesempatan Kerja Kementerian PPN/Bappenas Mahatmi Parwitasari Saronto dalam diskusi virtual, Sabtu (28/11/2020).

Dalam paparannya, Mahatmi menyebutkan, sekitar 29,12 juta orang atau 14,28 persen penduduk usia kerja terdampak pandemi Covid-19.

Sementara ada 2,67 juta orang yang akhirnya menganggur, 1,77 juta orang sementara tidak bekerja, dan 24,03 juta orang mengalami pengurangan jam kerja.

Baca Juga :  Satu dari 7 Saksi Kasus Korupsi Perum Perindo Tewas di Ruang Sidang Kejagung

Dengan pertumbuhan ekonomi diperkirakan 4,5 – 5,5 persen tahun 2021, Mahatmi memperkirakan pengangguran di Indonesia akan mencapai 8,3 sampai 9 juta orang. Sehingga tingkat pengangguran terbuka (TPT) menjadi 5,9 hingga 6,5 persen.

“Pada tahun 2021 kami berharap ekonomi dapat cepat pulih dengan pertumbuhan ekonomi pada kisaran 4,5 sampai 5,5 persen. Sehingga dapat tercipta sekitar 2,3 sampai 2,9 lapangan kerja dan TPT dapat turun,” ujar dia.

Baca Juga :  Tragis. Siswi Kelas 1 SMK Meninggal Dunia Usai Digilir oleh 12 Orang. Alat Vitalnya Sampai Bengkak, Pelaku Pertama Ternyata Malah Pacarnya

Tiga Juta Lapangan Kerja

Sementara itu, Wakil Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Shinta Widjaja Kamdani mengatakan, butuh lebih dari tiga juta lapangan kerja untuk mengembalikan pertumbuhan ekonomi Indonesia ke level sebelum pandemi Covid-19. Sehingga dapat menstimulus tingkat daya beli konsumsi rumah tangga dari pasar domestik.

  • Bagikan