GROBOGAN.NEWS Demak

Ditutup Setiap Hari Minggu, Inilah Suasana di Pasar Bintoro Demak, Seorang Pengunjung Sempat Mengalami Kebingungan

Situasi di Pasar Bintoro Demak saat ditutup pada Minggu (20/6/2021). Ist

DEMAK, GROBOGAN.NEWS-Pemerintah Kabupaten Demak terus berupaya keras untuk memutus mata rantai penularan virus corona atau Covid-19. Berbagai kebijaka strategis telah digulirkan.

Salah satunya dengan menutup sementara seluruh aktifitas di Pasar Bintoro Demak setiap hari Minggu.

Pada Minggu (20/6/2021), pemandangan tidak biasa tampak di Pasar Bintoro Demak.

Di mana, pasar yang selalu ramai aktivitas jual beli, terlebih di akhir pekan, tampak sepi.

Seluruh los dan kios tutup. Bahkan, pintu utama pasar yang setiap hari untuk keluar masuk warga pasar dan pengunjung, tertutup rapat.

Kondisi tersebut membingungkan warga yang ingin berbelanja. Salah satunya Rahayu, yang datang ingin belanja, namun mendapati pasar yang tutup.

“Saya agak bingung, karena biasanya saya ke pasar untuk kulakan buat jualan di rumah. Namun ternyata pintu pasar tutup dan tidak ada yang jualan,” ungkapnya.

Kebingungannya terjawab setelah mendapat penjelasan dari petugas pasar yang piket, jika Pasar Bintoro ditutup untuk disterilkan.

Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan Koperasi dan UKM Kabupaten Demak Iskandar Zulkarnaen menjelaskan, seluruh pasar yang ada di Kabupaten Demak ditutup setiap Minggu.

Pada hari itu petugas akan mensterilkan pasar dengan menyemprotkan disinfektan.

“Ya benar dalam seminggu seluruh pasar ditutup satu hari di setiap minggunya, dan akan dilakukan penyemprotan untuk mensterilkan pasar. Sudah kita sosialisasikan kepada publik dan komunitas pasar. Adapun pemberlakuan kebijakan ini berlangsung hingga akhir Juni nanti, sambil melihat perkembangan selanjutnya,” jelas Iskandar, saat dihubungi, Minggu (20/6/2021).

Disampaikannya lebih lanjut, kebijakan tersebut merupakan implementasi dari Surat Edaran Bupati Demak nomor 440.1/23 Tahun 2021 tanggal 15 Juni 2021, tentang perpanjangan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat berbasis mikro, dan mengoptimalkan posko penanganan Covid-19 di tingkat desa dan kelurahan untuk pengendalian penyebaran Covid-19 di Kabupaten Demak.FAR